Suara.com - Bripka Aris Triyogo anggota Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polsek Bekasi Selatan dianiaya empat pengunjung kafe Nad's Jalan KH Noer Ali, Jakasampurna, Bekasi Barat pada Minggu (12/8/2018) sekira pukul 02.00 WIB.
Kejadian berawal saat pelaku bernama Sukirman Rahwarin (28), RN (DPO) dan dua lainnya mengunjungi kafe Nad's. Ketika sedang asik minum-minum, salah satu tersangka bersenggolan dengan pengunjung lainnya.
Dari senggolan tersebut terjadi keributan antar kedua kelompok pengunjung kafe Nad's. Melihat situasi makin tak kondusif, petugas kasir kafe Nad's menghubungi pihak kepolisian Polsek Bekasi Selatan.
Saat itu yang menerima telepon adalah Bripka Aris. Di ujung telepon, ia mendapat kabar terjadi keributan di Nad's kafe. Mendapat kabar tersebut Aris bergegas berangkat sendirian ke Nad's kafe.
Pergi ke Nad's kafe, Aris tidak menggunakan layaknya seperti seragam kepolisian. Aris hanya menggunakan jaket dengan dalaman kaus berlambang Polri berwarna coklat.
Setibanya di lokasi, Aris langsung melerai pertikaian. Ketika melerai, Aris yang saat itu menggunakan pakaian biasa malah menjadi korban penganiayaan. Aris mengalami luka robek di bagian bawah kuping akibat terkena pecahan botol yang dilakukan Sukirman dan beberapa rekannya.
"Pas ribut pelaku enggak tahu kalau dia polisi, karena pakai pakaian biasa terlihatnya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Jairus Saragih.
Usai melakukan penganiayaan, empat pelaku kemudian melarikan diri. Sementara korban masih terkapar di kafe Nad's. Korban kemudian dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk dilakukan perawatan. Kepolisian yang datang kemudian melakukan penyelidikan dan mengetahui siapa tersangka penganiayaan terhadap Bripka Aris.
Pada Minggu, 12 Agustus 2018 pukul 13.00 WIB kepolisian kemudian meringkus satu tersangka bernama Sukirman di rumahnya Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Sukirman ditangkap tanpa perlawanan.
"Masih ada beberapa tersangka lainnya, perannya menganiaya korban dengan tangan kosong," kata Jarius.
Saat dihadapkan ke awak media, Sukirman tak mau bicara satu patah kata pun. Sukirman terlihat menunduk dan menutup mulutnya ketika ditanya awak media.
(Kriminologi.id/Suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv
-
Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk
-
Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang
-
Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!
-
Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah
-
Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini
-
Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z
-
Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
-
Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB
-
Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif