Suara.com - Lahan kosong yang berada persis di samping wisma atlet kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan mendadak terbakar hingga mengeluarkan kepulan asap yang cukup banyak pada Selasa sore (21/8/2018). Lahan terbakar ini sempat membuat panik warga sekitar. Tak ingin kian membesar, lima unit helikopter waterboombing, dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana dikerahkan untuk memadamkan kebakaran lahan tersebut.
Kurang dari 20 menit, api yang membakar lahan bisa dipadamkan setelah dilakukan bombardir dari darat dan udara. Gubernur Sumsel, Alex Noerdin yang saat itu tengah berada di lokasi JSC pun langsung turun melihat situasi terkini di lokasi.
Alex mengatakan, lokasi kebakaran tersebut merupakan lahan kosong milik warga yang berada di luar kompleks JSC.
“Itu lahan yang terbakar milik masyarakat di samping kompleks JSC. Tidak lama. Tim pemadam langsung turun," katanya.
Percikan api menurut Alex bisa menyebabkan lahan menjadi terbakar dikarenakan saat ini di Sumsel sedang terjadi musim kemarau. Sehingga pihak PT JSC pun telah menerapkan kawasan bebas asap rokok, selama berada di dalam kompleks olahraga di Palembang tersebut.
“Sedikit saja percikan api, bisa membakar lahan. Jadi kita sudah keluarkan larangan jangan merokok di kompleks JSC. Jika melanggar dikenakan sanksi, siapapun itu,” ujarnya.
Namun, Alex enggan menduga siapa pelaku dibalik kebakaran lahan yang berada di sebelah dengan wisma atlet Jakabaring. Karena mereka telah menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. “Sudah diselidiki polisi untuk mencari siapa pelaku pembakarannya,” pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Baca Juga: Indonesia Vs Cina, Mengulang Final Beregu Putra Asian Games 1998
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak