Suara.com - Kawasan Jakabaring Sport City (JSC) dipastikan steril dari kendaraan umum selama Asian Games. Solusinya, sebagai fasilitas transportasi atlet dan official, kendaraan berbahan bakar non fosil seperti golf car dan shuttle bus akan dioperasionalkan.
Direktur Utama (Dirut) PT JSC Palembang, Bambang Suprianto mengatakan, walaupun seluruh atlet belum datang tetapi pihaknya sudah menyiapkan kendaraan yang nantinya akan mengantar jemput para atlet dan official.
"Saat ini sudah disiapkan, 13 shuttle bus dengan 15 seat, 17 golf car 6 seat, serta ditambah 1 golf car 2 seat. Jadi total itu ada 60 unit, terdiri dari 20 golf car 2 seat, 15 golf car 10 seat, dan 15 shuttle bus 15 seat," katanya, saat ditemui di Jakabaring Sport City, Kamis (16/8/2018).
Ia menjelaskan, bantuan tersebut guna menyukseskan JSC sebagai kawasan green area smart city dalam perhelatan Asian Games 2018 yang tinggal dua hari lagi.
"Nanti bukan hanya shuttle bus dan golf car saja yang akan melayani para atlet dan official untuk menuju venue-venue yang ada di Jakabaring, tetapi juga mereka bisa menggunakan sepeda, serta bus hidrogen yang nantinya itu akan berkeliling di kawasan JSC,” ujarnya.
Ia mengatakan, bukan atlet dan official saja yang akan dilayani sepenuhnya untuk tranportasi, tetapi para pengunjung atau penonton yang ingin menyaksikan pertandingan juga akan disiapkan bus hidrogen yang setiap saat berkeliling.
Menurutnya, dari awal pihaknya memang sengaja mengusung konsep green area smart city. Karena memang wilayah JSC merupakan kawasan olahraga sehingga harus benar-benar sehat dan memiliki udara yang bersih. Jadi, kendaraan yang beroperasi pun harus berbahan bakar non fosil seperti hidrogen.
“Karena itu, bantuan yang diberikan sesuai dengan konsep tersebut,” pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!
-
Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah
-
Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji
-
Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana
-
Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila
-
Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia
-
Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar
-
Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha
-
Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya