Suara.com - Richard Muljadi adalah sosok yang gemar pelesiran atau jalan-jalan dan juga berolahraga seperti yang diunggah dalam akun Instagram pribadinya. Sepertinya, hobinya itu tersalurkan di dalam kawasan Polda Metro Jaya.
Direktur Perawatan Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya AKBP Barnabas menuturkan jika kondisi Richard Muljadi yang merupakan cucu konglomerat Kartini Muljadi selama ditahan terkait kasus kepemilikan narkoba masih dalam kondisi sehat.
"Baik, kondisinya baik, biasa sama dengan tahanan yang lain," kata Barnabas kepada Suara.com, Senin (27/8/2018).
Menurutnya, petugas hingga kini pun tak menerima keluhan dari cucu konglomerat Kartini Muljadi itu yang sudah empat hari meringkuk di dalam penjara.
"Enggak ada keluhan, enggak ada sakit," katanya.
Barnabas juga menjelaskan rutinitas yang dilakukan Richard Muljadi juga sama dengan tahanan yag lain. Untuk mengisi waktu di dalam penjara, kata dia, Richard Muljadi kerap berolahraga dan jalan-jalan di area blok tahanan yang dikhususkan untuk para tersangka kasus narkoba.
"Ya seperti tahanan lain ya, tidur di Rutan. Olahraga ya olahraga, di blok jalan-jalan gitu aja," ucapnya.
Untuk diketahui, polisi telah menetapkan Richard Muljadi sebagai tersangka dan menahannya atas kasus kepemilikan kokain seberat 0,038 gram.
Richard Muljadi pun telah dinyatakan positif sebagai pengguna kokain melalui pemeriksaan urine.
Richard Muljadi diringkus usai mengkonsumsi kokain di dalam toilet restoran Vong Kitchen, Rabu. Richard Muljadi dibekuk oleh perwira polisi bernama Kombes Herry Heryawan yang kebetulan hendak memakai toilet restoran untuk buang air.
Dari penangkapan itu, satu unit Iphone X warna hitam dan satu lembar uang pecahan 5 dolar Australia turut disita lantaran dianggap sebagai medium saat Richard Muljadi mengkonsumsi kokain tersebut. Polisi juga masih mendalami pelaku berinisial ML yang diduga berperan memberikan kokain kepada Richard Muljadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan