Suara.com - Tim konsolidasi 'Jokowi Sekali Lagi' mengatakan, mereka menyediakan 5 unit mini bus untuk digunakan kampanye pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden Jokowi – Maruf Amin di wilayah Jawa Barat.
Anggota Pospera yang tergabung dalam tim itu, Rafael, mengatakan kelima mobil tersebut untuk mengampanyekan keberhasilan-keberhasilan Jokowi selama satu periode menjadi presiden.
"Kenapa harus turun ke rakyat, kami ingin menetralisasi isu-isu hoaks yang berkaitan dengan Jokowi, karena seperti kita ketahui, banyak isu-isu dan hoaks,” kata Rafael di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018).
Ia menuturkan, menyosialisasikan kinerja pemerintah Jokowi memakai lima mobil itu terbilang ampuh, karena bisa menyambangi massa kalangan miskin dan daerah-daerah terpencil.
Ketua Pospera Provinsi Jawa Barat Tedi Rezaldi mengatakan, lima unit mini bus tersebut nantinya juga fokus membangun pondasi kantong suara yang kuat di Jabar.
Sebab, pada Pilpres 2014, Jokowi kalah telak oleh Prabowo Subianto dalam perohelan suara di Jabar.
"Kami akan membangun basis, memperkuat basis, memperluas jaringan, juga menangkal upaya-upaya radikalisme, isu-isu mengadu domba, isu-isu yang memecah belah rakyat ke bawah," tutur Tedi.
Berita Terkait
-
Pembangunan Fasilitas Publik di NTB Ditarget Selesai Akhir 2018
-
Pendukung Luncurkan Bus Khusus Pemenangan Jokowi di Jabar
-
Jokowi Kumpulkan Pengusaha Nasional di Istana, Ini yang Dibahas
-
Menantu Terduga Teroris Tembak Polisi saat Patroli di Tol Cipali
-
PDIP: Gerakan #2019GantiPresiden Bukan Ancaman Bagi Jokowi
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba