Suara.com - Tenaga service communication PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, akan belajar ke Garuda Indonesia. Sebab Garuda Indonesia dinilai sebagai acuan standar pelayanan transportasi.
Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Agung Wicaksono mengatakan, staf stasiun akan melakukan pelatihan standar pelayanan transportasi ke Garuda Indonesia. Hal itu guna membangun karakter pekerja.
"Kami siapkan training ke Garuda Indonesia untuk tenaga service communication. Karena standar pelayanan transportasi yang paling jadi acuan itu Garuda Indonesia," kata Agung di Dipo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (28/8/2018).
Agung mengatakan, pelatihan tenaga service komunikasi itu dilakukan untuk mempersiapkan trial run pada awal bulan Desember.
Untuk itu, tenaga servis komunikasi PT MRT Jakarta tersebut akan melakukan pelatihan di Garuda Indonesia Training Center Kosambi selama satu bulan.
"Agar pas trial run Desember mendatang mereka sudah siap. Trial run penting dipisahkan dari testing commisioning. Trial run dilakukan oleh MRT, bukan lagi ditangani oleh kontraktor," tuturnya.
Selain pelatihan standar pelayanan transportasi ke Garuda Indonesia, PT MRT juga melakukan pelatiahan untuk petugas pemeliharaan kereta ke PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI). Pelatihan tersebut meiliputi pemerikasaan dan pemeliharaan kereta.
"Jadi nantinya Desember mereka harus terjun langsung di keretanya kita dan sudah paham mulai pengecekan harian, bulanan, ganti bodi, ganti roda, dan sebagainya," tutupnya.
Baca Juga: Sandiaga Usung Oke Oce Nasional, DPRD DKI: Di Jakarta Saja Gagal
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam,1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi