Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi membenarkan perihal kabar rencana pernikahan antara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan seorang polisi wanita (Polwan) berusia 21 tahun.
Edi menuturkan, kabar pernikahan itu disampaikan langsung oleh Ahok kepadanya beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan, pada akhir Juli 2018, mendapatkan pesan singkat dari Ahok. Isinya, Ahok menyatakan berencana menikahi seorang polwan.
Sosok polwan berusia 21 tahun yang menjadi pilihan hati Ahok adalah berinisial P, yang berdinas di Polda Metro Jaya.
"Ya benar, kalau mau menikah iya. Setelah perceraian, hadirlah seseorang kebetulan yang melayani Pak Ahok dia inisialnya P usianya 21 tahun," kata Edi saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (6/9/2018).
Ia menilai, keputusan Ahok itu wajar sebagai duda. Kedekatan dengan polwan berinisial P itu sudah terjalin lama, hingga akhirnya Ahok memutuskan untuk menikahi polwan itu.
Sebagai seorang sahabat, Edi mengakui sangat setuju dengan keputusan Ahok yang akan menikah setelah keluar dari tahanan. Tak ada proses pacaran, sang wanita itu langsung dilamar oleh Ahok.
"Dia bukan orang yang berbasis pacaran, dia tipe yang langsung mengatakan apakah kamu mau jadi istri saya, begitu," ungkap Pras.
Meski demikian, Pras mengakui belum mengetahui tindak lanjut dari keputusan pernikahan itu.
Baca Juga: Soal Rumah DP 0 Rupiah, Anies: Jangan Khawatir, Itu Jalan Terus
“Apa keluarga mereka sudah tahu, kalau itu saya tak tahu . Tanya sendiri ke Pak Ahok, kan yang memutuskan dia," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel