News / Nasional
Minggu, 09 September 2018 | 13:47 WIB
Erick Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf Amin, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Jokowi, bakal calon presiden petahana pada Pilpres 2019, resmi mengumumkan Erick Thohir sebagai ketua tim kampanye nasional pada hari Jumat (7/9).

Alasan Jokowi menunjuk Erick Thohir sebagai Ketua TKN dirinya dan bakal calon wakil presiden Maruf Amin adalah, sosok Erick Thohir sebagai pengusaha sukses.

Meski belum banyak makan asam garam di dunia politik, Erick Thohir bukanlah anak kemarin sore dalam perbisnisan nasional maupun internasional.

Berdasarkan data yang terhimpun Suara.com, Erick Thohir yang mendirikan Mahaka Group merupakan penguasa media di Indonesia. Hingga kekinian, dia masih menjabat sebagai Komisaris PT Mahaka Media Tbk.‎

Melalui bendera Mahaka group, lelaki kelahiran 30 Mei 1970 ini memiliki sejumlah media seperti surat kabar Republika, laman daring Republika.co.id, stasiun televisi JakTv, Radio GEN 98.7 FM, Parent Indonesia, Golf Digest, dan masih banyak lagi. ‎

Dalam menjalankan bisnis media, Erick kerap meminta saran dari bos-bos media lainnya seperti sesepuh Kompas Gramedia group Jakob Oetama, dan Pendiri Jawa Pos, Dahlan Iskan. ‎

Presiden Inter Milan Erick Thohir. STR / AFP

Seakan tak puas dengan Mahaka Group, adik Bos Adaro Garibaldi Thohir ini juga mengajak anak konglomerat lainnya Anindya Bakrie untuk mendirikan perusahaan media yakni, Viva Group.

Melalui Viva Group, Erick Thohir mendirikan stasiun televisi swasta TvOne dan media daring Viva.co.id.

Selain menekuni bisnis media, Master of Business Administration dari National University California, Amerika Serikat ini juga menjalani bisnis restoran yaitu, Hanamasa dan Pronto. Kedua bisnis tersebut, merupakan peninggalan dari bisnis orang tuanya.

Baca Juga: Luis Milla Tetap Berperan dalam Persiapan Timnas Hadapi Mauritius

Tidak hanya memunyai passion di bidang usaha, Erick juga memunyai minat besar dalam bidang olahraga.

Erick pernah menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) pada masa jabatan 2006.

Ia juga mengakuisisi saham sejumlah klub basket Internasional dan nasional yakni, Philadelphia 76ers yang bermain di NBA dan Satria Muda.

Tidak hanya di basket, Erick juga membeli beberapa klub sepak bola, di antaranya DC United, Inter Milan, dan Persib Bandung. Di Inter Milan, kini Erick didaulat menjadi Presiden Klub hingga kekinian.

Erick Thohir

Lahir                      : 30 Mei 1970 (umur 48)

Load More