Suara.com - Jokowi, bakal calon presiden petahana pada Pilpres 2019, resmi mengumumkan Erick Thohir sebagai ketua tim kampanye nasional pada hari Jumat (7/9).
Alasan Jokowi menunjuk Erick Thohir sebagai Ketua TKN dirinya dan bakal calon wakil presiden Maruf Amin adalah, sosok Erick Thohir sebagai pengusaha sukses.
Meski belum banyak makan asam garam di dunia politik, Erick Thohir bukanlah anak kemarin sore dalam perbisnisan nasional maupun internasional.
Berdasarkan data yang terhimpun Suara.com, Erick Thohir yang mendirikan Mahaka Group merupakan penguasa media di Indonesia. Hingga kekinian, dia masih menjabat sebagai Komisaris PT Mahaka Media Tbk.
Melalui bendera Mahaka group, lelaki kelahiran 30 Mei 1970 ini memiliki sejumlah media seperti surat kabar Republika, laman daring Republika.co.id, stasiun televisi JakTv, Radio GEN 98.7 FM, Parent Indonesia, Golf Digest, dan masih banyak lagi.
Dalam menjalankan bisnis media, Erick kerap meminta saran dari bos-bos media lainnya seperti sesepuh Kompas Gramedia group Jakob Oetama, dan Pendiri Jawa Pos, Dahlan Iskan.
Seakan tak puas dengan Mahaka Group, adik Bos Adaro Garibaldi Thohir ini juga mengajak anak konglomerat lainnya Anindya Bakrie untuk mendirikan perusahaan media yakni, Viva Group.
Melalui Viva Group, Erick Thohir mendirikan stasiun televisi swasta TvOne dan media daring Viva.co.id.
Selain menekuni bisnis media, Master of Business Administration dari National University California, Amerika Serikat ini juga menjalani bisnis restoran yaitu, Hanamasa dan Pronto. Kedua bisnis tersebut, merupakan peninggalan dari bisnis orang tuanya.
Baca Juga: Luis Milla Tetap Berperan dalam Persiapan Timnas Hadapi Mauritius
Tidak hanya memunyai passion di bidang usaha, Erick juga memunyai minat besar dalam bidang olahraga.
Erick pernah menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) pada masa jabatan 2006.
Ia juga mengakuisisi saham sejumlah klub basket Internasional dan nasional yakni, Philadelphia 76ers yang bermain di NBA dan Satria Muda.
Tidak hanya di basket, Erick juga membeli beberapa klub sepak bola, di antaranya DC United, Inter Milan, dan Persib Bandung. Di Inter Milan, kini Erick didaulat menjadi Presiden Klub hingga kekinian.
Erick Thohir
Lahir : 30 Mei 1970 (umur 48)
Berita Terkait
-
Bahas Ekonomi Global, Jokowi Bertolak ke Korea Selatan
-
Sindir Sandiaga, Maman: Saya Cek di Warteg Tempe Masih Gede-gede
-
Erick Thohir Akan Temui Ketum Partai Pengusung Jokowi - Ma'ruf
-
PM Malaysia Doakan Jokowi - Ma'ruf Amin Sukses di Pilpres 2019
-
Erick Thohir Bertemu Sandiaga, TKN Jokowi Minta Kompetisi Sehat
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut