Suara.com - Siang ini, Minggu 9 September 2018, pukul 11.30 WIB, Presiden Joko Widodo bertolak menuju Korea Selatan untuk melakukan kunjungan balasan kepada Presiden Moon Jae-in.
Iringan kendaraan kepresidenan tiba di kawasan VIP Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma. Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo menumpang pesawat kepresidenan Indonesia-1 menuju Korsel dengan lepas landas pada sekitar pukul 12.20 WIB.
Sejumlah pejabat yang mendampingi Presiden dalam penerbangan itu antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong.
Presiden Jokowi mengenakan kemeja putih beserta jas berwarna hitam dan berdasi merah, sementara Ibu Iriana mengenakan kebaya berwarna merah.
Turut mengantar keberangkatan Presiden di Lanud Halim Perdanakusuma antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Ibu Mufidah, Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Kunjungan ke Seoul, Korea Selatan itu dilakukan pada 10-11 September 2018 untuk memperkuat kerja sama ekonomi bilateral antara Indonesia dan Korsel.
Menurut Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, tujuan kunjungan itu untuk memperkuat kerja sama ekonomi, khususnya di situasi ekonomi global.
Rencananya Jokowi akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Korsel Moon Jae-in, serta menghadiri Forum Bisnis RI-Korsel dan pertemuan bisnis "one-on-one".
Selain itu, rencananya pemerintah kedua negara akan menyepakati sejumlah nota kesepahaman (MoU) yang akan ditandatangani yaitu Nota Kesepahaman di bidang legislasi, kerja sama imigrasi, kerja sama ekonomi, kerja sama pengembangan sumber daya manusia, kerja sama keamanan maritim, serta kerja sama bidang lingkungan hidup dan kehutanan. (Antara)
Berita Terkait
-
Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius
-
Lee Jae Wook Jalani Wajib Militer pada 18 Mei, Ini Proyek Terakhirnya!
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
-
Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas