News / Nasional
Minggu, 09 September 2018 | 16:52 WIB
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan di rumah SBY, Minggu (9/9/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Elite Partai Demokrat menghadiri acara syukuran hari ulang tahun ke-69 Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono sekaligus HUT ke-17 Partai Demokrat di rumah SBY, Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan, Minggu (9/9/2018) siang.

Dalam acara tersebut, pejabat teras partai berlambang bintang Mercy itu sempat menyanyikan lagu "Ojo podo nelongso" (jangan berkecil hati).

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan sempat menyinggung soal lagu tersebut. Ia mengatakan, lagu itu dinyanyikan untuk menyampaikan pesan jangan marah-marah saat ekonomi tengah lesu.

"Jamane jaman rekoso (zamannya, zaman susah), Urip pancen angel (hidup memang susah), Kudune ra usah ngomel (seharusnya tak perlu marah). Itu soal ekonomi, jadi kalau ekonomi kurang bagus jangan marah-marah," ujar Hinca seusai menghadiri acara di kediaman SBY.

Namun, saat ditanya siapa pihak yang marah-marah soal kondisi ekonomi di Indonesia, Hinca tidak menjawab.

"Tidak, kami hanya bernyanyi. Kalau Dolar AS agak tinggi sedikit, kita diam-diam sajalah," kata dia.

Hinca menjelaskan, dalam acara yang berlangsung tertutup untuk awak media itu, seluruh elite Partai Demokrat melakukan syukuran. Di antaranya dengan memotong tumpeng, bernyanyi, dan sesekali berdiskusi soal partai.

"Sebagai rasa syukur kami tadi ada organ tunggal, kami bernyanyi. Pak SBY tidak menyanyi, kami yang bernyanyi untuk dia," jelas Hinca.

"Terakhir tadi, kami nyanyi sama-sama nama (lagunya) Ojo Podo Nelongso. Lagu ini pesannya mari riang gembira begitu, namanya berpolitik," Hinca menambahkan. [Dwi Bowo Rahardjo]

Baca Juga: Pastikan Pasanganmu Lakukan Hal Ini, Tandanya Dia Cinta Berat

Load More