Suara.com - Agus Maulana ditemukan tewas menggantung di pohon nangka dalam kawasan Pemakaman Kebun Karet, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok, Jawa Barat, Kamis (13/9/2018).
Belakangan diketahui, Agus adalah warga Kampung Pabuaran RT2/RW4 Kelurahan Pabuaran Kecamatan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kapolsek Pancoranmas Agus Roni mengatakan, turut ditemukan dompet berisi kartu identitas serta uang tunai Rp 2.000 di tubuh Agus.
Selain itu, juga ditemukan STNK sepeda motor atas nama Anisa Ulandari dengan alamat Kampung Pitara RT3/16 Kelurahan, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, dua ponsel merek Samsung dan Acer, serta sebuah perangkat penyimpan daya.
“Korban meninggal bunuh diri karena terlilit utang. Motif itu kami ketahui dari pesan tertulis dalam buku agenda yang tersimpan di saku jaket berwarna biru yang dipakai korban,” kata Agus Roni.
Dalam buku agenda itu, kata dia, Agus menulis pesan permintaan maaf kepada anak, istri, orangtua, serta rekan kerja.
”Dia menuliskan terlilit utang judi gim online,” tukasnya.
Ia menuturkan, penemuan korban sekitar pukul 08.00 WIB oleh warga yang hendak berkebun. Korban gantung diri menggunakan tali tambang plastik berwarna kuning di pohon Nangka.
"Korban memakai jaket berwarna Biru bertuliskan D Mal. Saksi langsung melaporkan ke ketua RT setempat yang meneruskan laporan ke Bhabinkantibmas," tandasnya.
Baca Juga: Seniman Grafiti ini Hias Puncak Bukit Swiss dengan Gambar Raksasa
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?