Suara.com - Polisi akhirnya dapat meringkus Deni Hidayat, pelaku yang telah menembak dada istrinya sendiri bernama Yunita menggunakan senjata jenis air gun. Deni ditangkap setelah sempat buron selama 4 hari.
"Iya (sudah ditangkap) di Tanjung Priok. Setelah melaksanakan aksinya, tersangka langsung melarikan diri," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Ajun Komisaris Besar Febriyansyah kepada wartawan, Kamis (13/9/2018).
Pascapenangkapan, polisi langsung menggelandang lelaki tersebut ke Polres Metro Jakarta Utara untuk menjalani pemeriksaan secara intensif.
Polisi juga masih menelusuri senjata air gun yang dipakai Deni saat menembak istrinya. Sejauh ini, polisi belum bisa memastikan asal Deni bisa mendapatkan senjata tersebut
Untuk diketahui, aksi penembakan itu terjadi ketika korban berada di rumahnya di Jalan Jati, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (9/9/2018).
Pelaku menembak korban diduga terjadi saat Deni menolak untuk mengantar istrinya menggunakan sepeda motor.
Alasan Deni tak mau mengantarkan Yunita karena sedang tak enak badan. Namun, alih-alih sakit, Yunita malah melihat suaminya sedang asyik nongkrong dengan rekan-rekannya di sekitar rumah.
Karena merasa dibohongi, perempuan tersebut akhirnya geram hingga menendang sepeda motor milik Deni yang sedang terparkir di halaman rumah.
Melihat hal itu, pelaku lantas mengambil senjata air gun dan menembak bagian dada Yunita hingga terkapar.
Baca Juga: Dibujuk Jimly Asshiddiqie, Agustinus Turun dari Papan Reklame
Korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Koja untuk mengambil gotri yang tertancap di bagian dadanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir