Suara.com - Seorang anak perempuan berusia tujuh tahun dilaporkan hilang saat menemani ayahnya berjualan di Pasar Malam Sei Taiwan Kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Rabu (12/9/2018) malam.
Daerah Sebatik merupakan kecamatan di ujung timur Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara yang berbatasan dengan Sabah, Malaysia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Kaltimtara, Gusti Anwar melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga, Octavianto, Kamis (13/9/2018) menyebutkan, pihaknya mendapatkan laporan dari Pos TNI AL Sei Taiwan dan Pos Polisi Sebatik soal hilangnya anak perempuan tersebut.
Sesuai informasi yang diterima, bocah bernama Rini Azahra ini diperkirakan hilang di jembatan pinggir pantai yang menjadi lokasi pasar malam di Sei Taiwan, Rabu (12/9/2018) sekitar pukul 19.00 WITA.
Mengetahui anaknya tidak ada didekatnya, ayahnya langsung melaporkan ke pos polisi terdekat di Desa Sei Manurung Kecamatan Sebatik.
Aparat kepolisian setempat langsung melakukan pencarian pada sekitar lokasi keberadaan terakhir malam itu, kata Octavianto melalui keterangan tertulisnya.
"Usai ayahnya melaporkan di pos polisi bahwa anaknya hilang, aparat kepolisian dan TNI dibantu warga langsung melakukan pencarian di darat maupun di laut," ujar dia seperti dilansir Antara.
Octavianto mengatakan, personel dari Pos SAR Nunukan juga langsung menuju lokasi kejadian setelah terlebih dahulu dilakukan pengecekan lapangan sekitar pukul 17.30 WITA dengan waktu perjalanan diperkirakan 1,5 jam.
Baca Juga: Jeff Bezos Sumbang Rp 29 Triliun untuk Kegiatan Sosial
Berita Terkait
-
Dijual via Facebook, Gadis ES Nangis Bertemu Orangtuanya
-
Bareskrim Bekuk Jaringan Perdagangan Perempuan ke Malaysia
-
Kemenpora Optimis UNESCO Akui Pencak Silat Milik Indonesia
-
Nursaka, Bocah Lintasi 2 Negara Demi Sekolah Dapat Sepeda Jokowi
-
2 TKI Diduga Diculik Kelompok Abu Sayyaf di Perairan Malaysia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir