Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon tampaknya tengah mempersiapkan perang tagar baru. Terkini, Fadli Zon menciptakan #2019tetapAntiPKI. Tagar tersebut ditulis Fadli Zon di akun Twitter pribadinya.
Tagar baru itu ditulis Fadli Zon di laman Twitternya @fadlizon pada Kamis (13/9/2018) pukul 12.39 WIB. Fadli juga melemparkan pertanyaan yang kemudian menuai respon oleh pengikutnya di Twitter.
"Apakah perlu tagar #2019TolakPKI ? Biar lengkap," tulis Fadli Zon.
Beberapa waktu kemudian, Fadli kembali menuliskan dengan tema yang sama. Namun, Fadli mengajak para followersnya untuk menggelorakan gerakan #2019GantiPresiden seraya menggerakan #2019PrabowoPresiden dan #2019tetapAntiPKI.
"Gelorakan #2019GantiPresiden menuju #2019PrabowoPresiden sehingga #2019tetapAntiPKI," sambung Fadli Zon di laman Twitternya.
Isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) kerap kali dilemparkan ke tengah-tengah masyarakat. Selama ini, tokoh yang selalu dikait-kaitkan sebagai orang PKI adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi seringkali didera isu sebagai anggota PKI atau bagian dari keluarga PKI bahkan sejak dirinya mengikuti Pemilu 2014 lalu.
Berita Terkait
-
Fadli Zon: Prabowo - Sandiaga Siap Debat Bahasa Inggris
-
Fadli Zon Ingin Format Debat Capres Tiru Pilpres Amerika Serikat
-
Fadli Zon: Kemenkumham Tak Bisa Tolak #2019PrabowoPresiden
-
Serem, Ini Thread Nomor Telepon Berhantu yang Viral di Twitter
-
Kader Demokrat Membelot, Fadli Zon Optimis Kubu Prabowo Solid
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat