Suara.com - Anggota Polsek Cikande kembali menangkap dua oknum organisasi masyarakat (Ormas) yang terlibat pengeroyokan dan penganiayaan seorang anggota Panit 2 Satlantas Polsek Cikande Bripka TW (40) pada Rabu (12/9/2018) di Wisma Cariti Cikande, Kabupaten Serang, Banten. Keduanya berinisial A dan M.
Polisi menangkap keduanya dari tempat berbeda. Setelah sempat kabur, A didampingi keluarganya menyerahkan diri ke Mapolsek Cikande. Sementara M ditangkap di sebuah padepokan silat di wilayah Kabupaten Serang ketika sedang bersemadi.
"Jadi semuanya sudah enam orang yang kita amankan. Kita masih melakukan pengembangan sampai semua pihak yang terlibat pengeroyokan kita amankan," kata Kapolsek Cikande Kompol Kosasih kepada wartawan melalui sambungan telepon seperti diwartakan Bantennews.co.id (jaringan Suara.com), Jumat (14/9/2018).
Kosasih menjelaskan, masih ada beberapa orang lagi yang diduga ikut mngeroyok korban pada malam kejadian.
"Masih dikembangkan, ada beberapa orang lagi. Semuanya kurang lebih 10 orang," Kosasih menyebutkan.
Laporan warga yang masuk ke Polsek Cikande, Ormas Lembaga Laskar Pendekar Banten Sejati (LAPBAS) ini kerap meresahkan warga. Selain melakukan aksi pemalakan juga sering terlibat pengeroyokan. Hanya saja, warga tak mampu berbuat banyak karena kerap didatangi dengan cara bergerombol.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras