Suara.com - Bakal calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno hari ini, Senin (17/9/2018), menyambangi Provinsi Bangka Belitung (Babel). Selama di Babel, bakal cawapres pendampung Prabowo Subianto itu dijadwalkan menghadiri sejumlah rangkaian kegiatan.
Kegiatan itu seperti berdialog santai dengan para calon legislatif (caleg) dan tokoh pemuda Babel di warung kopi Tungtau Pangkalpinang. Lalu berdialog dengan pelaku UMKM dan generasi milenial, serta memberikan motivasi bagi pelaku UMKM.
Untuk diketahui, Bangka Belitung merupakan daerah provinsi kelahiran Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ahok lahir di Manggar, Belitung Timur. Ahok juga sempat menjabat sebagai Bupati Belitung Timur sebelum akhirnya 'merantau' ke ibu kota hingga menjadi Gubernur Jakarta.
Mengutip laman Klikbabel.com (jaringan Suara.com), saat tiba di Pangkalpinang Senin pagi, Sandiaga Uno tampak mengenakan setelan santai. Dengan gaya khasnya, Sandiaga menggunakan setelan bermerek 910 (baca nineten), baik baju maupun sepatu.
Terlihat tulisan Sandiaga Uno di baju yang dikenakannya. Sandiaga memang beberapa kali kerap menggunakan sepatu kets andalannya itu di saat bertugas.
Sepatu dengan warna dominasi hitam dan kelir putih. Bentuk sepatu 910 yang dikenakan Sandi layaknya sepatu lari merek lain. Hanya saja, sepatu ini buatan peserta program OK OCE besutan Sandiaga.
Sepatu lari merek 910 (baca nineten) diluncurkan Sandiaga Uno di Manggarai, Jakarta Selatan pada Minggu 5 Februari 2017. Saat itu, Sandiaga masih sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Saat diluncurkan, sepatu salah satu program OKE OCE itu dibanderol dengan harga Rp 449 ribu. Sementara, jika ingin menjadi reseller, sepatu tersebut dijual dengan harga Rp 369 ribu.
Berita ini pertama kali terbit di laman Klikbabel.com dengan judul "Gaya Santai Sandiaga Uno Sambangi Babel"
Baca Juga: Pemasok Aqua Setan ke Diskotek MG Dituntut Penjara Seumur Hidup
Berita Terkait
-
Alasan Prabowo Tak Pilih Cawapres dari Kalangan Ulama
-
GNPF Ulama Dipersilakan Ajukan Nama Jurkam Prabowo - Sandiaga
-
Debat Bahasa Inggris, Tim Jokowi Sindir Kubu Prabowo Lupa Budaya
-
Dimaafkan Habib Rizieq, Prabowo Janji Sandiaga Tak Berkhianat
-
Habib Rizieq Minta Laskar Siber Jihad Bela Prabowo - Sandiaga
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari