Suara.com - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, berencana mengambil cuti untuk berkampanye untuk Jokowi - Maruf Amin di Pilpres 2019. Sebenarnya, Risma tak perlu cuti untuk berkampanye, hanya membuat izin saja.
"Iya, aku cuti saat jadi jurkam Pilpres nanti. Tapi sebenarnya tidak perlu cuti, karena rata-rata hari Sabtu dan Minggu. Tetep saya buat ijin," kata Risma, Kamis (20/9/2018).
Sampai kini, Risma belum dapat surat resmi untuk menjadi juru kampanye di pusat atau di daerah.
"Belum dapat surat dari pusat, jadi masih nunggu, entah itu jurkam nasional. Jika nasional, pasti akan sering keluar, seperti lima tahun yang lalu, ke Kalimantan atau ke mana saja," imbuhnya.
Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan bakal capres-cawapres Jokowi dan Ma'ruf Amin dipastikan telah dibentuk di 34 provinsi di Indonesia. Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Verry Surya Hendrawan menyebut, Surat Keputusan (SK) terbentuknya TKD itu telah dikeluarkan oleh TKN sebagai tim kampanye pusat.
Verry berharap dengan terbentuknya 34 TKD itu, nantinya TKD dapat bergerak cepat guna membentuk TKD di wilayah kabupaten dan kota. Hal tersebut tentunya ditambah dengan pembuatan rekening dana kampanye di masing-masing TKD.
Terkait kepala daerah yang menjadi koordinator wilayah (Korwil) TKD Jokowi-Maruf Amin, Verry menegaskan, tugas Korwil tidak akan mengganggu kinerja kepala daerah tersebut. Bahkan, TKN berharap para kepala daerah juga bisa menempati posisi Dewan Pengarah TKD.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Baca Juga: Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandiaga Resmi Jadi Capres-Cawapres
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK