Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi akan menjadwalkan panggilan ulang terhadap advokat Lucas dan pihak swasta atas nama Dina Soraya pada Jumat (28/9/2018) besok. Keduanya akan diperiksa penyidik sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengabulan sejumlah perkara Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penyidik telah mengirimkan surat panggilan terhadap kedua saksi. Febri berharap keduannya bersikap koperatif.
"Surat panggilan sebagai saksi sudah dikirim pemyidik ke rumah dan kantor. Dijadwalkan besok, ada kebutuhan penyidikan untuk melakukan klarifikasi terkait beberapa informasi," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (27/9/2018).
Dalam kasus ini KPK sudah menetapkan mantan Bos Lippo Group Edy Sindoro yang sudah sebagai tersangka. Namun keberadaan Edy menurut informasi berada di luar negeri.
Selain itu, KPK sudah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk melakukan pencekalan terhadap Lucas dan Dina berpergian ke luar negeri.
Dalam pemeriksaan besok, Lucas dan Dina juga akan dimintai keterangan terkait sepengetahuan saksi tentang keberadaan tersangka Edy Sindoro yang berada di luar negeri.
"Dalam konteks kasus ini, dua orang tersebut perlu diklarifikasi terkait pengetahuan mereka tentang keberadaan tersangka ES (Edy Sindoro) di luar negeri, termasuk apakah mengetahui perpindahan tersangka ES," tutup Febri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi
-
KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji
-
Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh
-
Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses
-
Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak
-
Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel
-
Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih
-
Terungkap! Ini Alasan KPK Jadikan Yaqut Tahanan Rumah
-
Israel Klaim Tewaskan Kepala Staf AL IRGC Iran di Kota Dekat Selat Hormuz
-
Bukan ke Iran! Jubir Bongkar Agenda Asli JK di Tengah Video Viral Dalam Pesawat