Suara.com - Rumah Sakit Bhayangkara Kota Palu tengah dilanda krisis petugas medis pasca tsunami dan gempa Palu, Jumat (28/9/2018) lalu. Banyak dokter dan perawat hilang pasca tsunami menyapu Palu dan Donggala.
Sehingga penanganan hari kedua korban gempa Palu terkendala. Laporan reporter Suara.com langsung dari Kota Palu, Kepala RS Bhayangkara Palu, AKBP Made Wijaya kesulitan dalam menangani pasien korban luka karena kekurangan tenaga medis.
Berita terkini gempa Palu, RS Bhayangkara hanya memiliki 1 dokter dan 4 perawat.
Made menjelaskan salah satu penyebab kurangnya personel tenaga medis tersebut karna sebagian dari mereka juga turut menjadi korban saat gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018) lalu. Made mengungkapkan dua dari anggotanya turut menjadi korban yang kekinian belum juga diketahui keberadaanya.
Untuk itu, kata Made, pihaknya sangat membutuhkan adanya bantuan tambahan tenaga medis. Mengingat jumlah korban yang terus bertambah paska terjadinya gempa bumi dan tsunami dua hari yang lalu.
"Ada anggota rumah sakit kami dua (orang), sampai sekarang belum diketahui keberadaanya. Makanya kami butuh sekali sebenarnya personel baik dokter maupun perawat," kata Made saat ditemui di RS Bhayangkara Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018).
Untuk diketahui, kekininian sejumlah korban luka ringan dan sedang itu diungsikan untuk dirawat dipelataran luar Gedung RS Bhayangkara Palu, Sulawesi Tengah. Made mengatakan pihaknya masih memastikan keamanan ruang perawatan mengingat masih sering terjadinya gempa susulan.
"Kami memastikan dulu apakah aman atau tidak dirawat di dalam ruangan. Kemudian kami juga kesulitan karena genset kami mati," pungkasnya.
Baca Juga: Gubernur Sulteng Diminta Beli Makanan dari Toko yang Ditutup
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan