Suara.com - Pihak Komisi Pemilihan Umum RI nantinya, akan bekerjasama dengan Bulog terkait dengan penjagaan kualitas kota dan bilik suara pada Pemilu 2019 mendatang.
Hal itu setelah, proses pengiriman yang lebih cepat enam bulan sebelum pelaksanaan Pemilu yang dilakukan pada bulan April 2019 nanti.
"Ya memang kita akan melakukan kerjasama dengan Bulog terkait dengan pemeliharaan kotak dan bilik suara agar tidak dimakan rayap ataupun rusak. Tapi, kerjasama ini bukan berarti kotak dan bilik akan dititipkan ke gudang Bulog setiap daerah namun, akan kita sharing saja cara penjagaannya," kata Komisioner KPU RI, Pramono Tantowi di Tangerang, Minggu, (30/9/3018).
Pihaknya pun meminta agar pada setiap gudang di KPU Daerah untuk menjaga kebersihan dan kelayakan gudang hingga dapat menjaga kotak dan bilik tetap aman.
"Kita sarankan dari sekarang agar KPU Daerah menjaga kebersihan serta, jangan buka segel plastik untuk menjaga kualitas kotak dan bilik suara," ungkapnya.
Diketahui, sebanyak 540.940 unit kotak dan 811.272 unit bilik suara dipantau proses pembuatannya oleh pihak KPU RI. Salah satunya di perusahaan yang berhasil memenangkan lelang yakni, PT. Cipta Multi Buana Perkasa, Kosambi, Tangerang.
Jadi walaupun pembuatannya dari pihak luar penjagaan kualitas kota dan bilik suara pada Pemilu 2019 mendatang akan dilakukan Pihak Komisi Pemilihan Umum (PKPU) RI dengan Bulog terkait untuk menjamin keamanan surat suara.
Kontributor : Anggy Muda
Baca Juga: Dapat Emak Bawel, Ojol Ini Suruh Penumpang Bawa Motor Sendiri
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru