Suara.com - Asep (27) ditemukan warga tewas tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan Kampung Mekarsari, RT 01 RW 01, Desa Mekarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (4/10/2018).
Kasubag Humas Polrss Bogor AKP Ita Puspita Lena mengatakan warga Kecamatan Rumpin, Bogor itu pertama kali ditemukan warga yang tengah kerja bakti sekitar pukul 09.00 WIB.
"Korban ditemukan warga yang sedang kerja bakti, kondisi berlumuran darah memakai koko dan sarung," kata seorang warga bernama Ita kepada Suara.com, Jumat (5/10/2018).
Polisi yang mendapatkan laporan tersebut, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari pemeriksaan, terdapat luka sabetan senjata tajam di bagian leher belakang.
"Ada luka sobek di bagian leher belakang, lebam di dada dan dahi korban," jelas Ita.
Polisi menduga, Asep menjadi korban pembunuhan karena sejumlah luka tersebut di tubuhnya. Namun, polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif pembunuhan tersebut.
"Kami belum tahu, korban begal atau bagaimana. Kami masih terus lakukan penyelidikan. Sekarang jasadnya sudah dibawa ke RS Polri untuk diotopsi," jelas Ita.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Amien Rais Mangkir Dipanggil Polisi soal Hoaks Ratna Sarumpaet
Berita Terkait
-
Tragis! Eks Sekjen Pordasi DKI Dianiaya Sepekan Sebelum Ditemukan Tewas di Gumuk Pasir Bantul
-
Fakta Baru Kasus Ibu Dibunuh Anak karena Tak Diberi Uang Rp39 Juta di Mataram, Pelaku Positif THC
-
Dicor di Sumur oleh Kekasih Sendiri, Ini 8 Fakta Kasus Pembunuhan Nurminah di Lombok Barat
-
Buka Pelatihan Komunikasi Sosial, Kapolda Metro Jaya: Polisi Jangan Sakiti Hati Masyarakat!
-
Sering Lihat Ibu Jadi Sasaran KDRT, Siswa SMA di Karawang Habisi Ayah Sendiri Usai Mimpi Buruk
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call