Suara.com - Relawan Roemah Djoeang bersiap memenangkan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Setidaknya ada 35 ribu relawan dari seluruh Indonesia yang sudah mendaftar untuk mendukung Prabowo-Sandiaga.
Roemah Djoeang sendiri merupakan posko bagi relawan pemenangan Prabowo-Sandiaga. Panglima Rumah Djoeang, Pius Lustrilanang menjelaskan relawan itu disiapkan untuk fokus pada Pemilihan Presiden 2019.
"Sekarang 35 ribu untuk seluruh Indonesia. Untuk pilpres saja. Karena kalau Pileg bawa bendera parpol dan kandidat, kalau pilpres bendera relawan karena banyak orang yang belum tentu suka sama partai maupun caleg kita," kata Pius di Roemah Djoeang, Jalan Wijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018).
Saat bersamaan, Pius pun meluncurkan sebuah buku dengan judul 'Menjemput Perubahan Jakarta'. Dalam buku itu Pius menjelaskan peran dari Roemah Djoeang saat memenangkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI 2017.
Dalam peluncuran buku tersebut diharapkan Pius dapat menjadi pelajaran bagi para relawan yang ingin terlibat politik dalam Pemilihan Presiden 2019.
"Saya berharap buku ini jadi acuan bagi kelompok atau relawan yang terlibat di politik," ujarnya.
Di dalam buku itu pun diungkapkan strategi-strategi yang digunakan relawan Roemah Djoeang dalam Pilkada DKI 2017. Pius tak mempermasalahkan apabila strategi itu kemudian dibaca khalayak banyak.
"Nggak ada masalah. Karena ilmu, bisa dipakai siapapun,sama kaya koki bisa resep sama tapi rasa beda. Koki yang tentukan apakah resep itu bisa digunakan dengan baik dengan hasilkan masakan lezat," pungkasnya.
Baca Juga: Kenaikan Harga BBM Bersubsidi Buat Nilai Tukar Rupiah Menguat?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka