Suara.com - Wakil Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih menjadi saksi perkara korupsi PLTU Riau-1 di Persidangan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018). Eni bersaksi untuk terdakwa Bos Balckgold Natural Resources Limited, Johannes B. Kotjo.
Eni menyampailan di depan majelis hakim bahwa proyek PLTU Riau-1, merupakan proyek mantan Ketua Umum Golkar Setya Novanto dan Kotjo.
Eni mengatakan bahwa sekiranya awal tahun 2015, Eni dipanggil oleh Setnov di ruangannya ketika masih menjadi Ketua DPR. Eni menceritakan ketika itu disuruh membimbing anak Setnov serta mengawal proyek PLTU Riau-1.
Sehingga, Eni diperkenalkan untuk pertama kalinya bertemu dengan Kotjo di sebuah hotel di Jakarta. Sehingga, dari situ awal mula Eni membantu Kotjo untuk mendapatkan proyek PLTU Riau-1 untuk bertemu dengan Direktur Utama PLN Sofyan Basyir.
"Ya, saya pikir bahwa ini proyek Pak Kotjo dengan Pak Novanto," kata Eni di hadapan majelis Hakim, tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).
Eni pun turut membantu dengan pula dijanjikan hadiah uang dolar oleh Novanto dan Kotjo bila proyek PLTU Riau-1 dikerjakan oleh bos Blackgold.
"Itu dijanjikan 1,5 juta dolar AS dan saham," ujar Eni
Dalam kasus PLTU Riau-1, KPK telah menahan tiga orang tersangka. Mereka adalah Idrus Marham, Johannes B. Kotjo, dan Eni Maulani Saragih.
Baca Juga: Muncul Petisi Tetapkan 2 Eks Penyidik KPK Jadi Tersangka
Berita Terkait
-
Eks Pengacara Setnov Fredrich Yunadi Tetap Dipenjara 7 Tahun
-
Kasus Mantan Bos Lippo, Advokat Lucas Bungkam saat Diperiksa KPK
-
Terpidana Korupsi e-KTP Andi Narogong Lunas Bayar Denda
-
Bongkar Skandal Korupsi, Polisi Razia Klub Papan Atas Liga Belgia
-
KPK Dalami Dugaan ada Fee Proyek Zainudin Hasan Rp 56 Miliar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya
-
Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner