Suara.com - Polisi telah menyita barang bukti berupa permohonan dana sponsor sebesar Rp 70 juta dari Dinas Pariwisata dan Kebudaya DKI Jakarta. Pengajuan dana sponsor itu diajukan tersangka penyebar hoaks Ratna Sarumpaet untuk menghadiri acara di Chile.
Polisi menyita bukti permohonan Ratna ketika polisi memeriksa Pelaksana Tugas Kepala Disparbud DKI Jakarta Asiantoro sebagai saksi terkait kasus hoaks Ratna Sarumpaet, Rabu (10/10/2018).
"Ada (yang disita) permohonan daripada Ibu RS (Ratna Sarumpaet). Permohonan sponsor," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat (12/10/2018).
Terkait penyitaan barang bukti dari Disparbud DKI, polisi pun berpeluang memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk dimintai keterangan terkait permohonan dana sponsor yang diajukan Ratna.
Namun, Argo belum bisa memastikan apakah ada rencana polisi memeriksa Anies dalam kasus hoaks Ratna.
"Kita tunggu saja nanti seperti apa pengembangannya," kata dia.
Selain itu Argo belum mengetahui siapa saja dari pejabat Pemprov DKI yang bakal dipanggil sebagai saksi. setelah polisi memeriksa Asiantoro.
"Sementara itu aja (Asiantoro) Kita fokuskan (pemeriksaan) Ibu RS (Ratna Sarumpaet) dulu," tandasnya
Sebelumnya, polisi telah memintai keterangan Asiantoro sebagai saksi dalam kasus penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet. Alasan polisi memeriksa Asiantoro untuk mendalami soal dana sponsor kunjungan Ratna ke Chile terkait acara The 11th Women Playrights International Conference 2018.
Baca Juga: Tak Akan Ada Pembangunan Lagi di Atas Lahan Terdampak Likuifaksi
"Yang intinya bahwa berkaitan dengan sponsor untuk tersangka RS Ke Chile," kata Argo, kemarin.
Berita Terkait
-
Permohonan Ditolak, Ratna Sarumpaet Gagal Jadi Tahanan Kota
-
Senin Depan, Polisi Periksa Nanik S. Deyang Terkait Kasus Ratna
-
Polisi Sangkal Penambahan CCTV karena Ratna Sarumpaet Terancam
-
Ini yang Digali Bawaslu ke TKN Jokowi Soal Ratna Sarumpaet
-
Hoaks Ratna Sarumpaet, Bawaslu Berpeluang Periksa Prabowo
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin