Suara.com - Istri Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno, Nur Asia Uno meminta emak-emak memberikan banyak susu ke anaknya jika ingin anak-anak mereka seperti Sandiaga. Nur Asia mengajak emak-emak untuk membudayakan memberikan susu kepada anak-anaknya agar menjadi Sandiaga Uno.
Hal itu dikatakan Nur Asia Uno dalam deklarasi Gerakan Emak-Emak dan Anak-Anak Minum Susu (Gerakan Emas) di Stadion Klender, Jakarta Timur, Rabu (24/10/2018).
Saat itu, Nur Asia hadir tanpa didampingi Sandiaga Uno. Emak-emak yang sudah datang ke acara tersebut pun sempat kecewa karena tidak bisa melihat sosok Sandiaga. Namun, Nur Asia kemudian mengobati rasa kekecewaan emak-emak dengan berjanji kalau Sandiaga akan berkunjung ke wilayah Klender.
Dalam pidatonya, Nur Asia menjelaskan bahwa dirinya merasa terpanggil dan ingin membantu ibu-ibu di Indonesia. Oleh karenanya dia kini menjabat sebagai Ketua Umum Gerakan Emas.
"Ayo ibu-ibu Indonesia peduli kepada anak-anak kita ya. Karena anak-anak kita penerus bangsa, bisa bekerja dengan baik, berani, percaya diri, pintar dan bisa memilki kemampuan membuka lapangan kerja," kata Nur Asia.
Selain itu, Nur Asia pun mengajak kepada emak-emak untuk rajin memberikan susu kepada anak-anaknya agar bisa menjadi Sandiaga.
"Mau kaya bang Sandi nggak anaknya? Minum susu yang banyak ya, tidak ada yang tidak mungkin. Jangan lupa minum susu, anaknya dan emaknya supaya sehat semua," pungkasnya.
Usai Nur Asia mengakhiri pidatonya, Calon Presiden Prabowo Subianto pun hadir dan langsung menyapa emak-emak yang sudah lama menunggu kehadirannya.
"Saya ingin bikin gerakan semacam itu di Republik Indonesia, saya ingin anak-anak di seluruh Indonesia di walaupun orang tuanya miskin harus bisa minum susu setiap hari," ujar Prabowo.
Baca Juga: Di Depan Istri Sandiaga, Prabowo Minta Emak-emak Rajin Kasih Susu
Berita Terkait
-
Di Depan Istri Sandiaga, Prabowo Minta Emak-emak Rajin Kasih Susu
-
Minum Susu Kedelai Bikin Kulit Bayi Putih, Mitos atau Fakta?
-
Sandiaga Temukan Tempe Setebal Handphone Jadul di Pasar
-
Prabowo - Sandiaga Bisa Rebut Suara Kaum Terpelajar, Caranya?
-
Jika Terpilih, Prabowo - Sandiaga Kaji Ulang Proyek Kereta Cepat
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran
-
Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem
-
Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan
-
Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
-
Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek
-
Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program
-
Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop
-
Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS
-
Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan
-
Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai