Suara.com - Jannatun Cyntia Dewi, jenazah pertama yang teridentifikasi sebagai korban tewas kecelakaan Lion Air di Tanjung Karawang ditemukan tidak utuh. Hanya tangan, dada dan perut yang menyatu.
Jenazah sudah diperiksa Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polri sehingga mengetahui identitas Jannatun Cyntia Dewi. Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polri mengidentifikasi satu korban dari 24 kantong jenazah di Rumah Sakit Polri.
Kepala Pusat Inafis Mabes Polri Brigadir Jenderal Hudi Suryanto mengatakan Jannatun Cintya Dewi berusia 24 tahun. Jannatun Cintya Dewi lahir di Sidoarjo dan berjenis kelamin perempuan.
"Ditemukan tangan kanan dengan lima jari lengkap masih, kemudian itu menyambung dengan bagian tubuh dada bagian atas sampai perut itu jadi bagian yang tidak terpisahkan. Syukur alhamdulillah ini lebih baik dari pada temuan lain. ini identifikasinya lebih mudah," kata dia
Di kesempatan yang sama Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigadir Jenderal Polisi dr. Arthur Tampi mengatakan sebelum pihaknya merilis korban yang teridentifikasi atas nama Jannatun Cyntia Dewi, pihaknya sudah menyerahkan kepada keluarga. Jenazah Jannatun Cyntia Dewi akan dipulangkan malam ini ke Sidoarjo.
"Kita sudah mengidentifikasi sebelun kita rilis kita sudah serahkan kekeluarga dan itu nanti yang akan mengurus kepulanganya dari pihak maskapai dan saya dengar malam ini dikembalikan ke Sidoarjo," tandas Arthur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak