Suara.com - Sebanyak 1.114 warga DKI Jakarta telah mendaftarkan diri dalam program rumah susun milik (rusunami) DP 0 Rupiah. Jumlah pendaftar diprediksi terus meningkat hingga akhir masa pendaftaran.
Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Meli Budiastuti.
Meli mengatakan, hasil rekapitulasi ini merupakan hasil penghitungan sementara yang akan terus diperbaharui datanya setiap hari.
"Berdasarkan hasil rekapitulasi Senin (5/11), sudah ada 1.114 orang yang mendaftarkan diri dalam program DP 0 Rupiah," kata Meli saat dihubungi Suara.com, Selasa (6/11/2018).
Meli menjelaskan, pendaftaran program telah dibuka sejak 1 November. Pada pendaftaran hari pertama tercatat 349 pendaftar.
Wilayah pendaftar tertinggi dari loket Jakarta Utara, sebanyak 113 pemohon dan paling sedikit dari loket Kepulauan Seribu hanya 5 pemohon.
Sementara, pada hari kedua pada Jumat (2/11) tercatat ada sebanyak 414 pemohon. Adapun pemohon tertinggi berasal dari loket wilayah Jakarta Utara dan pemohon terendah berasal dari loket wilayah Kepulauan Seribu hanya 6 pemohon.
Untuk Senin (5/11), jumlah pemohon yang terdaftar ada sebanyak 351 pemohon. Jumlah pemohon dari loket di 7 wilayah mengalami penurunan.
"Pendaftaran ini hanya dibuka selama hari kerja, Senin sampai Jumat hingga 20 November mendatang," tutur Meli.
Baca Juga: Mental Jadi Masalah Alfath Fathier Jalani Debut di Piala AFF 2018
Seusai melakukan pendaftaran, warga diminta untuk menunggu hasil verifikasi data yang dilakukan oleh tim. Dalam tahap ini berlaku sistem gugur, pasalnya jumlah unit rusunami yang disediakan hanya berjumlah 780 unit.
"Paling cepat akan diumumkan akhir Desember melalui laman dan akan dihubungi oleh tim kami," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?