Suara.com - Pendaftaran program rumah DP 0 rupiah telah dibuka sejak 1 November di 7 loket yang tersebar di berbagai wilayah di DKI Jakarta. Para pendaftar pun diwajibkan untuk melakukan pendaftaran awal sebelum masuk tahap verifikasi.
Petugas loket pendaftaran program rumah DP 0 rupiah di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Arif mengatakan, pada saat pendaftaran, para pendaftar diwajibkan untuk membawa fotokopi KTP suami istri beserta fotokopi NPWP. Kedua syarat itu wajib dibawa menuju loket pendaftaran.
"Nanti mereka akan diminta mengisi formulir. Ada dua jenis yang diisi, yaitu formulir registrasi pembiayaan perolehan rumah dan formulir permohonan fasilitas pembiayaan perolehan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah," kata Arif kepada Suara.com, Selasa (6/11/2018).
Usai mengisi semua berkas yang ada, pendaftar akan mendapatkan nomor antrean yang digunakan untuk melakukan verifikasi. Berkas formulir akan dibawa oleh petugas registrasi kepada petugas verifikasi untuk memasukkan data pendaftar.
"Nanti semua data diinput di sistem kami. Proses pendaftaran enggak lama kok, tapi tergantung konektivitas sistem karena ini sistemnya digunakan di 5 wilayah," tutur Arif.
Setelah seluruh data pendaftar masuk, maka tim akan melakukan seleksi data. Pada tahap ini akan dilihat riwayat keuangan pendaftar, apakah memiliki tunggakan tagihan di bank dan sebagainya.
Nantinya, nama pendaftar yang lolos seleksi data akan diumumkan dan dihubungi oleh panitia. Jika pendaftar lolos maka akan lanjut ke seleksi berkas berikutnya, mulai dari berkas slip gaji hingga surat keterangan belum memiliki rumah.
"Jika lulus, baru maju ke tahap berikutnya verifikasi data keseluruhan, jadi bawa persyaratan lengkap saat sudah lolos tahap berkas awal. Nanti lanjut lagi ke tahap wawancara dan serah terima kunci," Arif menjelaskan.
Program DP 0 rupiah merupakan salah satu program unggulan dari janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Program itu diluncurkan pada Jumat (12/10/2018) lalu.
Baca Juga: Kekhawatiran Tim Prabowo Usai Yusril Jadi Pengacara Jokowi-Ma'ruf
Rencananya, pendaftaran rumah DP 0 rupiah akan dibuka hingga 20 November mendatang. Para pemohon diminta untuk membawa persyaratan lengkap tanpa diwakilkan kepada siapapun di 7 loket yang telah disiapkan.
Berita Terkait
-
Protes Loket Rumah DP 0 Rupiah Telat Buka, Warga Sebut Nama Ahok
-
Syarat Gaji di Atas UMP Bikin Susah Warga Beli Rumah DP 0 Rupiah
-
Hari Ketujuh Operasi Zebra, 52.366 Pengendara Ditilang di DKI
-
Dari Lahir di Kontrakan, Aziz Berharap Dapat Rumah DP 0 Rupiah
-
Bahas Kursi Wagub DKI, PKS Pastikan Hadiri Undangan Gerindra
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi
-
Buntut Hujan Deras, 39 RT di Jakarta Selatan Dikepung Banjir Setinggi 30 Sentimeter
-
Mahfud MD Beberkan 4 Isu Krusial Komisi Reformasi Polri: Posisi Kapolri hingga Penguatan Kompolnas