Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendorong percepatan penyediaan rumah untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS, TNI dan Polri. Hal ini disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (7/10/2018).
Jokowi mengatakan, pembicaraan mengenai program penyediaan perumahan sudah sering dibahas, sehingga dirinya ingin mengetahui perkembangan terbaru terkait program tersebut.
"Saya kira, kita sudah membicarakan ini, tapi saya nanti minta masukan mengenai pelaksanaannya di lapangan seperti apa," ujar Jokowi.
Ia menerangkan, penyediaan rumah akan diperuntukkan bagi 945.000 ASN, 275.000 prajurit TNI, dan 360.000 anggota Polri.
"Tujuannya jelas agar ASN, prajurit TNI dan anggota Polri semakin konsentrasi dalam bekerja dan setelah itu memberikan efek ganda untuk memacu pertumbuhan ekonomi," ungkap Jokowi.
Dalam ratas ini Jokowi juga ingin mengetahui perkembangan terbaru terkait aspek penyiapan lahan, bentuk hunian apakah menerapkan vertikal atau horizontal, tingkat aksesibilitas hunian dengan tempat kerja, hingga model pembiayaannya.
"Dan model pembiayaannya seperti apa. Bisa dari APBN dan swasta, tapi modelnya seperti apa?," imbuh Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas
-
Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!
-
Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan
-
Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi
-
Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket
-
Stasiun Tugu dan Lempuyangan Membeludak, Okupansi KA Daop 6 Melejit di Libur Kenaikan Yesus Kristus
-
Jejak Heri Black dalam Skandal Bea Cukai: KPK Incar Keterangan Sang Pengusaha Usai Geledah Rumahnya