Suara.com - Tim Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang menemukan limbah alat kontrasepsi atau kondom saat membongkar bangunan liar yang diduga menjadi sarang prostitusi di Jalan Jenderal Sudirman, kemarin. Sejumlah gubuk-gubuk yang berada di depan Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang itu dibongkar setelah petugas mendapatkan laporan warga ihwal maraknya kegiatan protitusi di lokasi tersebut
“Menurut info dari warga setempat bahwa memang tempat ini tempat dijadikanya prostitusi para sopir sayur yang mengantar sayur di Tanah Tinggi,” kata Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Satpol PP Kota Tangerang, A. Gufron Falfeli seperti dikutip bantenhits.com--jaringan Suara.com, Rabu (7/11/2018).
Menurutnya, pemilik bangunan liar itu merupakan warga yang berdomisi di luar Tangerang. Terkait pembongkaran itu, petugas juga telah mengingatkan agar warga pendatang itu tak lagi berani menempati daerah tersebut.
“Pemilik ada yang dari Cirebon, Sumatera, Pandeglang, dan Serang, seluruhnya kita berikan sosialisasi agar tidak lagi mendirikan bangunan liar di Kota Tangerang,” ujarnya.
Dari delapan gubuk yang ada, lanjut Gufron, pihaknya hanya membongkar lima gubuk lantaran tiga bangunan lainnya tidak ditemukan pemiliknya.
“Ketika sedang membongkar gubuk liar anggota menemukan sebuah kondom yang disinyalir baru dipakai dan masih ada isinya,” ungkap Gufron.
Berita ini kali pertama diterbitkan bantenhits.com dengan judul: "Satpol PP Temukan Kondom Sisa Pakai di Dekat Puspemkot Tangerang, Ini yang Terjadi"
Berita Terkait
-
Malam Ini, Satpol PP DKI Akan Tutup Paksa Diskotek Old City
-
Diusir Camat Tamansari, Anak PAUD Tunas Bina Belajar di Musala
-
Diskotek Old City Jakarta Akan Ditutup Permanen Jika...
-
Satpol PP Akan Cabut Semua Spanduk Penolak Pengganti Sandiaga
-
Sering Gusur PKL, Kepala Pembinaan Satpol PP Tewas Ditusuk-tusuk
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf