Suara.com - Korban yang mengalami luka-luka terkait tragedi drama kolosal Surabaya Membara masih menjalani perawatan di RSUD dr. Soetomo, Surabaya, Jawa Timur. Ketiga korban yang dirawat mengalami patah tulang di bagian kaki
Ketua Humas RSUD dr.Soetomo, dr. Pesta menyampaikan, hanya tinggal tiga korban yang kini sedang dilakukan tindakan operasi. Buntut dari tragedi itu, total ada 8 korban yang dilarikan ke rumah sakit tersebut.
"Saat ini yang tersisa adalah korban yang harus operasi patah tulang, ada yang fraktur paha, lengan dan kaki. Kita sudah siapkan kamar operasi untuk hari ini," kata Pesta seperti dikutip beritajatim.com, Sabtu (10/11/2018).
Pesta menyampaikan, RSUD dr Soetomo telah menyerahkan tiga korban tewas kepada pihak keluarga pada Jumat (9/11/2018) malam.
"Tadi malam, kita bersama dengan Bapak Sekdaprov Jatim dan Kepala Dinas Kesehatan telah menyerahkan para korban meninggal dunia ke keluarga masing-masing," kata dia.
Terkait, penambahan jumlah korban, Pesta mengatakan bahwa sampai saat ini tidak ada rujukan ke RSUD sebagai korban Surabaya Membara, meskipun demikian ia memastikan bahwa pihak RSUD sudah melakukan koordinasi dengan ketua IGD-IGD di Surabaya jika ada rujukan lebih lanjut.
Berita ini kali pertama diwartakan beritajatim.com dengan judul: "3 Korban Tragedi 'Surabaya Membara' Jalani Operasi"
Berita Terkait
-
Alasan Risma Tak Mau Bantu Korban Tragedi Surabaya Membara
-
Tragedi Kolosal Surabaya Membara, PT KAI Tuding Panitia Bersalah
-
Kondisi Terkini Korban Insiden Drama Kolosal Surabaya Membara
-
Identitas 3 Korban Tewas Insiden Drama Kolosal Surabaya Membara
-
Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian Panitia 'Surabaya Membara'
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau