Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH. Ma'ruf Amin mengaku sangat bergembira dengan terus mengalirnya dukungan dari sejumlah masyarakat dalam bentuk deklarasi-deklarasi. Melihat hal ini, Ma'ruf merasa masyarakat telah percaya dengan kinerja Presiden Joko widodo yang menjadi calon petahanan di Pilpres 2019.
"Marak deklarasi dukungan yang dilakukan elemen masyarakat, menunjukkan bahwa masyarakat sekarang memahami apa yang telah dilakukan Presiden Jokowi pada periode pertama pemerintahannya," kata KH Ma'ruf Amin dalam pidatonya pada peresmian Rumah Relawan Barisan Nusantara, di Jalan Cempaka Putih Timur, Jakarta, Sabtu.
Peresmian Rumah Relawan Barisan Nusantara dihadiri para pengurus dan anggota Relawan Nusantara.
Tampak Hadir pada acara tersebut, antara lain Ketua Umum Relawan Barusan Nusantara Nurdin Tampubolon serta Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung yang juga Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf.
Menurut Ma'ruf Amin, Presiden Joko Widodo telah berhasil membangun sarana dan prasarana, infrastruktur, pelabuhan, lapangan terbang, dan sebagainya, sehingga pergerakan arus barang dan jasa dapat terkoneksi dengan baik.
"Pembangunan ini juga memberikan dampak menghilangkan kesenjangan," katanya lagi.
Ma'ruf menegaskan, masyarakat yang sehat dan rasional dapat melihat dengan jelas dan merasakan manfaatnya, hasil pembangunan yang dilakukan oleh Presiden Jokowi pada periode pertama pemerintahannya.
"Baru-baru ini ketika saya bertemu dengan Gubernur Papua Barat, sangat memahami dan merasakan dampak hasil pembangunan yang dilakukan Presiden Jokowi," katanya.
Ma'ruf bercerita, masyarakat Papua kalau ditanya soal pembangunan jalan, pembangunan perumahan, serta dana desa, akan dijawab, "Punya Pak Jokowi," katanya.
Baca Juga: Ditahan PS TIRA, Pelatih Persija Sesalkan 'Finishing' Timnya
Padahal, anggaran pembangunan itu, kata Ma'ruf bersumber dari APBN, tapi dilakukan pada Pemerintahan Presiden Jokowi.
Ma'ruf juga mengatakan, peresmian Rumah Relawan Barisan Nusantara pada 10 November diharapkan dapat memiliki semangat juang kepahlawanan seperti perjuangan para pahlawan nasional. (Antara).
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru