Bantu Langsung Posko bencana di Asrama Haji Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan, juga menerima layanan permintaan bantuan secara langsung dari para korban dan pengungsi asal Palu, Sigi dan Palu, Sulawesi Tengah yang mengungsi dibeberapa lokasi di Makassar.
Tim relawan mempersilahkan para pengungsi yang berada dibeberapa titik pengungsian di Kota Daeng untuk mengambil kebutuhan di Asrama Haji jika sudah kehabisan stok di tempat masing-masing.
"Dibeberapa lokasi pengumpulan bantuan memang kadang tidak memberikan layanan langsung ke korban yang ada di Makassar.Namun untuk posko bantuan Asrama Haji, kita tetap layani sesuai kebutuhan," katanya.
Tim relawan yang bertugas di logistik hanya meminta identitas dari pengungsi yang datang ke tempat itu untuk dipastikan apakah memang merupakan pengungsi dari Palu dan Donggala.
Tim juga melayani berbagai kebutuhan yang diminta para pengungsi baik itu makanan, minuman ataupun obat-obatan.
Salah satu pengungsi yang sempat datang langsung meminta bantua di Asrama Haji bernama Paulus, mengakui sengaja datang ke tempat itu setelah mendapatkan informasi dari beberapa posko yang telah lebih dulu didatangi.
"Jadi kami hanya memeriksa dan melihat identitas orang yang datang untuk meminta bantuan. Jika memang punya identitas lengkap dan jelas, dan benar merupakan pengungsi maka kami akan melayani sesuai kebutuhan mereka," jelasnya.
Dapat Apresiasi Kemensos Kementerian Sosial Republik Indonesia memberikan apresiasi atas langkah penanganan yang dilakukan Pemprov Sulsel khususnya tim reaksi cepat Tagana Sulsel dalam mengurus pengungsi yang berasal dari Sulawesi Tengah.
"Patut diapresiasi langkah-langkah yang telah diambil oleh Pemprov Sulsel, baik Dinas Sosial maupun unit kerja lain. Apresiasi karena kebutuhan dasar sudah terpenuhi," kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI, Harry Hikmat, saat berkunjung ke lokasi pengungsian di Asrama Haji Sudiang Makassar.
Apa yang dilakukan jauh lebih baik dari kondisi di Palu. Kebutuhan lain, seperti sandang juga cukup terpenuhi. Ini yang positif.
Selain itu, Harry juga meminta agar Layanan Dukungan Psikososial lebih diintensifkan. Bukan hanya bagi anak-anak saja, tetapi juga bagi pengungsi dewasa.
"Persoalan psikologis perlu diberikan penanganan. Trauma healing sangat penting, termasuk bagi orang dewasa," jelasnya.
Kemensos juga mengimbau kepada warga Sulawesi Tengah yang mengungsi, untuk bisa menyiapkan diri kembali ke wilayah mereka.
"Pesan bapak Mensos, masyarakat yang berasal dari Sulteng. Jika kondisi di sana sudah aman dan ada mekanisme yang diambil Pemda. Diimbau kembali ke Palu," sambung dia.
Untuk waktu sendiri, menurut Harry, sangat relatif, bergantung seperti apa kondisi di Palu dan sekitarnya.
Menurut Harry, Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah sedang menyiapkan hunian sementara bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggalnya. "Ada Huntara (hunian sementara red.) yang disiapkan. Makanya bangun terus komunikasi dengan keluarga di sana," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Yang Tersisa dari Gempa Venezuela, Kamar Mayat Penuh Hingga Ibu Masih Cari Jasad Anaknya
-
Gempa Kumamoto Jepang Tewaskan 38 Orang, Lumpuhkan Pasokan Air Ribuan Rumah
-
Korban Gempa Bumi Venezuela Melonjak, 60 Ribu Orang Dirawat di Rumah Sakit
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang
-
Kenapa Jepang Sering Diguncang Gempa Bumi Besar?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan