Suara.com - Peserta tes calon pegawai negeri sipil alias CPNS 2018 di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kedapatan membawa barang yang diduga azimat saat dilakukan pemeriksaan sebelum memasuki lokasi ujian.
"Memang ada yang seperti itu ditemukan saat melakukan pemeriksaan peserta tes CPNS," kata Sekretaris Panitia CPNS 2018 Kabupaten Penajam Paser Utara Surodal Santoso, ketika ditemui Antara di lokasi ujian di Penajam, Selasa (13/11/2018).
Benda yang diduga jimat tersebut ditemukan panitia ketika menggeledah tas dan pakaian peserta tes CPNS, saat akan masuk ke ruang tunggu.
Tim Panitia Seleksi CPNS 2018 Kabupaten Penajam Paser Utara juga mengamankan sejumlah barang elektronik serta perhiasan yang dibawa peserta tes.
Pada hari pertama pelaksanaan CAT (computer assisted test) CPNS 2018 Kabupaten Penajam Paser Utara, satu orang peserta tes dinyatakan gugur karena tidak hadir tanpa keterangan.
Peserta tes yang tidak hadir tersebut berasal dari Kota Medan, Sumatera Utara.
"Peserta tes bersangkutan tidak memberikan keterangan apapun sehingga dipastikan tidak bisa mengikuti ujian susulan atau gugur," katanya.
Pelamar CPNS Kabupaten Penajam Paser Utara yang dinyatakan lulus administrasi atau verifikasi berkas mulai menjalani tes kompetensi dasar di gedung bundar Islamic Center, pukul 08.00 WITA.
"Hari pertama SKD adalah pelamar untuk formasi tenaga kesehatan. Sesi pertama hanya diikuti 109 orang, satu peserta dinyatakan gugur karena tidak hadir," ujarnya.
Baca Juga: Suap PLTU Riau-1, Bupati Temanggung Bakal Susul Istri Jadi TSK?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT