Suara.com - Sebanyak empat korban kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang, Bangka Belitung, berhasil teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Investigation (DVI), Rabu (14/11/2018). Hingga saat ini sudah ada 89 korban kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjungpakis Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10/2018).
Empat korban yang berhasil teridentifikasi tersebut, bagian dari hasil dari pemeriksaan data postmortem dari jumlah total 195 kantong jenazah yang tiba dan diperiksa di Rumah Sakit Polri Raden Said Sukanto, sejak Senin (29/10/2018) lalu yang berhasil diambil 666 sampel DNA postmortem dan dicocokkan dengan 189 sampel dari pihak keluarga.
"Hari ini berhasil teridentifikasi empat penumpang kecelakaan Lion Air JT 610 yang merupakan hasil dari pemeriksaan pada total 195 kantong jenazah yang berisi bagian tubuh dan telah melalui sidang rekonsiliasi hari ini tanggal 13," kata Kepala Rumah Sakit Polri Raden Said Sukanto, Brigjen Polisi Musyafak, saat konferensi pers di RS Polri Raden Said Sukanto, Jakarta Timur, Rabu (14/11/2018).
Berdasarkan keterangan tim DVI Polri, empat korban Lion Air JT 610 yang berhasil teridentifikasi Kamis yakni Robert Susanto, Nikky Bagus Susanto, Shella dan Zuiva Puspita Ningrum adalah hasil sidang rekonsiliasi pencocokan data post mortem dari jenazah korban yaitu data primer seperti sidik jari dan DNA. (Antara)
Berita Terkait
-
Pegawai Kemenkeu Korban Lion Air Dapat Santunan, Ini Besarannya
-
Suami Nina Zatulini Curhat Alami Insiden Wings Air Putar Balik
-
Bermasalah, Wings Air Tujuan Kolaka Kembali ke Bandara Makassar
-
Lion Air Jatuh: Boeing Dikecam Asosiasi Pilot Amerika
-
Teridentifikasi, Jasad Pramugari Lion Air Diterbangkan ke Madiun
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh
-
Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral
-
Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?
-
Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel
-
Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan
-
Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?
-
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
-
Kemenhan Bahas Akses Langit RI, Connie Bakrie: Harga Diri Bangsa Lebih Mahal dari Bantuan Keamanan
-
Sadis dan Terencana: 7 Fakta Pengeroyokan Pelajar di Bantul, Motif Geng hingga Ancaman Hukuman Mati