Suara.com - Seorang turis Rusia bernama Boris Osmanov dibawa polisi ke RSUD Dr. Mohammad Saleh Probolinggo, Jawa Timur lantaran menderita diare. Boris tiba-tiba terserang diare setelah meminum air keran di kawasan Probolinggo.
Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal menyampaikan, kondisi Boris setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit semakin membaik.
"Pasca mendapat perawatan kondisinya semakin membaik. Kami pastikan dia bisa melanjutkan perjalanannya," kata Alfian Nurrizal seperti dilansir timeindonesia.co.id, Kamis (15/11/2018).
Alfian juga mengaku polisi memberikan sedikit bantuan uang kepada WN Rusia itu sebagai bekal perjalanannya.
"Untuk itu kami berikan sedikit tali asih, sebagai bekal tambahannya. Karena keamanan dan keselamatan warga negara asing, menjadi tanggung jawab kami juga," kata dia.
Petugas imigrasi juga sempat melakukan pemeriksaan terhadap Boris terkait kunjungannya ke Indonesia. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh dokumen Boris tidak ada yang bermasalah. Usai dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen, petugas pun mengantarkan Boris ke tujuan selanjutnya yakni Pulau Bali.
“Termasuk legal, dokumennya lengkap. Maka tidak ada masalah ketika dia melanjutkan perjalanannya,” ujar Kasi Lantas Imigrasi Korwil Malang Syahbandy.
Berita ini kali pertama diterbitkan timeindonesia.co.id--jaringan Suara.com dengan judul : "Petugas Imigrasi Periksa Turis Rusia yang Sakit"
Baca Juga: Ngamar Siang Bolong, Wanita Ini Histeris Sembunyi di WC Hotel
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya