Suara.com - Dua orang bocah tewas di kolam renang Hotel Rumah Kito di Komplek Puri Mayang, Kelurahan Mayangmangurai Kecamatan Alambarajo, Kota Jambi pada Sabtu (17/11/2018) sore sekitar pukul 16.35 WIB.
Dikutip dari laman Serujambi.com (jaringan Suara.com), berdasarkan laporan di Polresta Jambi, kedua korban bocah itu adalah kakak beradik bernama Anjas Satria Putra Kumara (9) Gilang Rizki Putra (13).
Keduanya merupakan anak dari seorang ibu bernama Reni Widya Wati alias Wiwit. Ia adalah alumni SMA 3 Kota Jambi angkatan 1993 yang saat itu tengah menghadiri acara reuni di hotel tersebut.
Diketahui, Wiwit dan keluarganya selama ini tinggal di Jakarta. Kedatangannya ke Jambi hanya untuk menghadiri acara reuni yang diadakan di Hotel Rumah Kito.
Dalam laporan tersebut disebutkan, bahwa saksi yang melihat kejadian itu pertama kali adalah Mita yang mengantarkan makanan untuk kedua anak di kolam renang itu. Mita adalah pelayan di restoran hotel.
Usai meletakkan makanan di meja bulat kolam renang, Mita melihat kedua anak tersebut dalam posisi telentang dan tertelungkup di dalam kolam renang.
Melihat itu, Mita langsung berteriak memanggil GM Hotel Rumah Kito, Toni Aquinaldo.
Sesaat kemudian, sang bos bersama seorang karyawan lain yang bernama Fauzi langsung menolong korban.
Mita kemudian berlari ke restoran Dapur Kito untuk menemui HRD Hotel Rumah Kito yang saat itu sedang bersama ibu korban mengikuti kegiatan reuni di salah satu ruangan di Dapur Kito (restoran hotel).
Saat Mita kembali ke kolam renang ternyata kedua korban sudah dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia.
Baca Juga: Hebohkan Warga Bogor, Pemulung Temukan Mayat di Dalam Drum
Sementara itu, dari keterangan rekan korban yang bernama Dhafa Dhiya (14), dia melihat kedua korban sempat berenang ke arah mesin air di kolam renang kecil.
Kedua korban bermaksud untuk menghidupkan mesin air agar pipa yg digunakan untuk mengalirkan air dari kolam kecil ke kolam besar berfungsi.
“Dhafa Dhiya pun sempat merasakan bahwa air kolam renang seperti ada aliran listrik," demikian tulis dalam laporan polisi tersebut.
Sementara ini polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan penutupan lokasi menggunakan garis polisi. Polisi juga belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian kedua korban bocah kakak beradik tersebut. Sebab sampai saat ini polisi masih berkoordinasi dengan dokter forensik RSUD Abdul Manap Kota Jambi.
Artikel ini sebelumnya terbit di laman Serujambi.com dengan judul: "Kronologi Tewasnya Dua Anak di Kolam Renang Hotel Rumah Kito"
Berita Terkait
-
Selingkuh di Hotel, Ibu 50 Tahun: Suami Tak Bisa Puaskan Saya
-
Sebelum Bel Sekolah Bunyi, Pak Kepsek Ajak Kami Lihat Video Porno
-
Cucu Wiranto Terpeleset ke Kolam, Ayo Bunda Perketat Pengawasan
-
Lapas Jambi Terendam Banjir Setinggi Pinggang, Tahanan Dievakuasi
-
Tertangkap Mesum di Hotel Pejabat Jambi Pasang Muka Beringas
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran