Suara.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Depok menyita 2 kilogram ganja kering saat menggeledah sebuah motor Honda Karisma bernopol B 6627 PEA. Penyita ganja itu dilakukan setelah pengendara misterius kabur saat polisi melakukan razia di Jalan Raya Bogor, Depok, Jawa Barat, Senin (19/11/2018).
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Depok, Kompol Sutomo mengatakan pengendara misterius itu sempat berbalik melawan arah bahkan menabrak salah satu petugas yang sedang menggelar razia.
"Putar balik melihat razia. Lalu menerobos barisan petugas sehingga menabrak anggota Satlantas Polresta Depok bernama Iptu Parman," kata Sutomo.
Awalnya, kata Sutomo, petugas melihat pengendara itu melintas dari arah Bogor ke Jakarta.
"Mungkin pengendara motor takut, hingga ia cepat-cepat kabur dan putar balik lalu menabrak Iptu Parman hingga akhirnya diteriakin dan diberhentikan motornya," kata Sutomo.
Saat dikejar, pelaku tersebut memilih meninggalkan sepeda motornya. Dari gelagat itu, akhirnya petugas menggeladah isi dari jok motor kendaraan pria misterius itu.
“Belum sempat ditanya-tanya, pengendara meninggalkan motornya dan langsung kabur lari ketakutan. Petugas di lapangan pun curiga dan memeriksa motornya yang ternyata ditemukan ganja siap edar ,” ucap Sutomo.
Sutomo mengatakan, saat ini pihaknya membawa ganja tersebut ke Satuan Narkoba Polresta Depok untuk ditindak lanjuti.
“Temuan barang bukti narkoba itu selanjutnya kami koordinasikan dengan Satuan Reskrim untuk pengembangan lebih lanjut guna penyelidikan siapa orang yang membawa motor berisi ganja ini,” tutur Sutomo.
Baca Juga: Soal Poster Raja Jokowi, Kubu Prabowo Tak Tuntut PDIP Minta Maaf
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah