Suara.com - Seorang bocah laki-laki tenggelam saat mandi di Kali Banjir Kanal Barat. Tepatnya di dekat Mal Season City, Jembatan Besi, Tambora Jakarta Barat Senin (20/11/2018) sore.
Sampai kini bocah itu masih hilang. Perwira Piket Pengendali Kebakaran Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Eko Sumarno di lokasi kejadian mejelaskan anak yang tenggelam bernama Ahmad (11), sekitar pukul 15.00 WIB.
"Korban dilaporkan pada saat kejadian sedang berenang di kali bersama kedua temannya, tahu-tahu kebawa arus dan tenggelam," ujar Eko.
Eko menyebut ada pun ciri-ciri pakaian terakhir yang dikenakan korban kali yakni memakai kaus berwarna biru dan celana pendek tergeletak di sisi kali. Proses pencarian korban masih dilakukan petugas pemadam kebakaran dengan menggunakan dua perahu karet.
Pencarian korban juga telah dilakukan dengan membuat ombak buatan agar benda-benda yang ada di dasar kali dapat terangkat ke permukaan. Namun hingga kini pihaknya masih memiliki kendala.
"Tadi kami sudah buat blender atau ombak buatan namun belum berhasil karena kedalaman air disini cukup dalam sekitar empat meter dan banyak endapan sampah jadi mempersulit pencarian," kata Eko.
Eko mengatakan proses pencarian korban akan terus dilakukan sampai pukul 21.00 WIB. Proses pencarian tersebut membuat masyarakat sekitar memenuhi sisi kiri dan kanan Kali Banjir Kanal Barat dan membuat rus lalu lintas di Jalan Latumenten juga terhambat karena kerumunan orang-orang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan