Suara.com - Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin, menyebutkan usianya yang sudah menua agar tak lagi diperdebatkan sebagai salah satu kriteris untuk maju di Pilpres 2019. Pasalnya, dia menyebut juga jauh lebih muda dari Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad.
"Kalau usianya, saat ini untuk menjadi calon wakil presiden berusia 75 tahun, sedangkan Mahathir Mohamad telah mencapai usia 92 tahun," kata Ma'ruf Amin, dalam sambutannya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah, di Medan, Selasa (20/11/2018).
Ma'ruf mengakui, ketika dia bertemu Mahathir di Kuala Lumpur beberapa waktu lalu, membandingkan dengan usia dia, dan tetap masih tergolong muda.
"Saya lebih muda dari PM Malaysia, Mahathir Mohammad, telah berusia 92 tahun itu," ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam usianya saat ini, masih tergolong paruh baya dan bisa bekerja untuk membangun bangsa dan negara ke depan agar semakin lebih baik lagi.
"Jadi, tidak perlu lagi dipermasalahkan akibat perbedaan usia yang terpaut jauh dengan Pak Joko Widodo, mari kita berpikir ke depan membangun negeri ini agar semakin maju dan berkembang," ucap Ma'ruf yang juga Rais Am PB NU dan Ketua Umum MUI.
Ia mengatakan, Pak Jokowi mengajak dia menjadi calon wakil presiden, tentu setelah melalui berbagai pertimbangan dan bisa bekerja sama dalam membangun bangsa, serta SDM yang berkualitas.
Bahkan, saat ini berbagai dukungan terus bermunculan pada pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.
"Pemikiran dan pintu hati mereka, telah terbuka luas untuk mendukung pasangan tersebut," kata dia.
Baca Juga: Sebelum Dimasukan ke Tong Sampah, Nurhadi Bunuh Dufi di Kontrakan
Pemilu Presiden pada tanggal 17 April 2019 diikuti dua pasangan calon, yakni pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, dan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (Antara)
Berita Terkait
-
Amien Rais: Mr Jokowi, Let's Play the Game Fairly
-
Amien Rais: Pilih Pemimpin Beriman, Pasti Muhammadiyah Sudah Tahu
-
Ceramah Maulid Nabi, Ma'ruf: Berbeda Capres Jangan Bertengkar
-
Bisa Nyoblos, Tim Prabowo Waspada Orang Gangguan Jiwa Didoktrin
-
Sandiaga Tak Khawatir Cap Orba Jatuhkan Elektabilitas Prabowo
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
-
Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam
-
Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara
-
Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi