- Dokter magang Myta Aprilia Azmy dari Universitas Sriwijaya meninggal dunia di RSUD K.H. Daud Arif pada akhir April 2026.
- Kementerian Kesehatan sedang melakukan investigasi internal terhadap beban kerja dan sistem pembinaan dalam program magang korban tersebut.
- Polda Jambi menunggu hasil audit Kementerian Kesehatan sebagai dasar untuk menentukan langkah hukum terkait dugaan unsur pidana.
Suara.com - Penanganan kasus meninggalnya dokter magang di RSUD K.H. Daud Arif masih menunggu hasil investigasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hingga kini, kepolisian belum mengambil langkah hukum karena belum ada laporan resmi yang masuk.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan kasus yang menyita perhatian publik tersebut.
"Namun, kami pastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan kasus tersebut," katanya.
Kasus ini mencuat setelah dokter magang bernama Myta Aprilia Azmy, yang berasal dari Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, dilaporkan meninggal dunia pada akhir April 2026. Informasi yang beredar menyebut almarhumah mengalami kelelahan ekstrem sebelum wafat.
Isu dugaan beban kerja berlebih dalam program internship pun menjadi sorotan luas, memicu perhatian dari masyarakat hingga organisasi profesi di bidang kesehatan.
Saat ini, tim dari Kemenkes telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan audit internal. Pemeriksaan mencakup berbagai aspek, mulai dari jadwal dinas, beban kerja, sistem pembinaan, hingga kondisi kesehatan korban selama menjalani masa magang.
“Kami menghormati proses yang sedang berjalan di Kemenkes. Hasil investigasi tim Kemenkes akan menjadi dasar kami untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Jika ditemukan unsur pidana, tentu akan kami proses sesuai ketentuan,” kata Kombes Pol Erlan.
Polda Jambi juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait penyebab kematian sebelum hasil investigasi resmi dirilis. Kepolisian menegaskan terbuka menerima laporan apabila ada pihak yang ingin menempuh jalur hukum.
“Kami memahami duka keluarga dan keprihatinan publik. Kami terbuka jika nantinya ada laporan polisi yang masuk dan untuk saat ini kami koordinasi dan menunggu hasil tim Kemenkes,” kata Juru Bicara Kepolisian Daerah Jambi Kombes Pol Erlan Munaji.
Baca Juga: Dokter Internship Meninggal di Jambi, DPR Tuntut Sanksi Jika Ada Kelalaian RS
Berita Terkait
-
Dokter Internship Meninggal di Jambi, DPR Tuntut Sanksi Jika Ada Kelalaian RS
-
Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?
-
Sertifikatnya Dicabut, Apakah Status Mualaf Richard Lee Gugur? Ini Penjelasan Ustaz
-
4 Dokter Muda Meninggal Saat Magang Sejak Februari 2026, Seberapa Berat Beban Kerja Nakes?
-
Respons Tenang Dokter Richard Lee Setelah Sertifikat Mualaf Dicabut
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas