Suara.com - Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menemukan dua ekor harimau sumatera muncul di jalan dan kebun wilayah Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan.
"Dari pemantauan menggunakan 'kamera trap' yang kami pasang di lokasi, ada dua ekor harimau, jantan dewasa dan betina remaja yang muncul di jalan dan kebun sekitar lokasi. Dalam sebulan ini terekam 11 kali," kata Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo seperti dilansir Antara.
Tim BKSDA Aceh bersama TNI, Polri dan warga sekitar sudah tiga hari terakhir melakukan penjagaan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, serta berupaya menghalau harimau itu agar kembali ke hutan.
Sapto mengatakan, belum dapat dipastikan pasangan satwa dilindungi tersebut menetap atau tidak di lokasi pedalaman Aceh Selatan itu, pihaknya mengindikasikan keberadaan kedua satwa itu karena sedang dalam reproduksi.
"Ini indikasinya harimau betina sedang awal birahi, dibuntuti harimau jantan dewasa yang tertarik. Makanya kami upayakan penghalauan menggunakan petasan agar bisa kembali ke hutan," katanya lagi melalui pesan singkat (SMS).
Ia mengimbau masyarakat setempat untuk tidak beraktivitas sendirian di kawasan perkebunan titik lokasi yang disebutkan itu, kemudian juga tidak melepas ternak di kebun serta sudah harus kembali dari kebun pukul 16.00 WIB.
Hal tersebut perlu dilakukan sebagai upaya bersama menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang berakibat fatal bagi masyarakat setempat, kemudian untuk keberhasilan proses pengusiran kedua satwa itu dapat dilakukan bersama pihak terkait.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini
-
Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama
-
Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS
-
Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung
-
Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat
-
Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook
-
Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan
-
Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur
-
Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan
-
Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam