Suara.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Jambi pada Senin (3/12/2018) sore hingga malam, menyebabkan sejumlah daerah terendam banjir. Setidaknya ada 7 daerah paling parah terkena banjir.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah daerah yang paling parah terkena banjir di antaranya Perumahan Kembar Lestari, Perumahan Namura, Lapas Jambi dan depan SPBU Simpang Bangunan Bawah.
"Setidaknya ada tujuh titik yang paling parah. Tadi malam airnya memang ada yang sampai 1,5 meter," ujar Bachyuni seperti dilansir Metrojambi.com, di Mako Ditpolair Polda Jambi, Selasa (4/12/2018).
Hari ini, kata Bachyuni, pihaknya masih fokus melakukan evakuasi terhadap warga yang menjadi korban banjir. Selain itu, BPBD juga masih melakukan pendataan terhadap para korban banjir di Kota Jambi.
"Korban (jiwa) tidak ada. Tapi yang dievakuasi banyak, ada puluhan orang," kata Bachyuni.
Sebagai tempat evakuasi, BPBD Provinsi Jambi telah menyediakan beberapa tempat. Termasuk kantor BPBD dan kantor Wali Kota Jambi.
"Hari ini kita juga masih melakukan pendataan," kata dia.
Lebih lanjut, BPBD juga akan menggelar rapat dengan sejumlah instansi teknis. Rapat itu untuk membahas penanganan banjir yang melanda Kota Jambi pada Senin malam.
"Untuk peralatan juga telah kita siagakan," pungkasnya.
Baca Juga: Korban Penembakan, Martinus dan Jefrianto Ditembak di Kaki dan Pelipis
Berita Terkait
-
Pesan untuk Pendaki Gunung Kerinci: Turun Bawa Sampah atau KTP Ditahan
-
Diguyur Hujan Deras, 2 Titik di Jakarta Timur Banjir Hingga 40 Sentimeter
-
Mengamuk Lalu Tikam Perut Sendiri, Tony Tewas Mengenaskan
-
Miris, Murid SD di Jambi Ujian di Atas Genangan Banjir
-
Darurat Banjir, 9 Desa di Kabupaten Aceh Barat Terendam
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT