Suara.com - Kepala Bidang Sungai dan Pantai Sistem Aliran Timur Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Nelson Simanjuntak menuturkan insiden alat berat crane terbalik menghambat pemasangan dinding turap beton (sheetpile) Kali Sentiong.
"Tentunya akan ada keterlambatan, tetapi kita tetap berusaha bagaimana ini akan tetap cepat prosesnya," ujar Nelson di Jakarta, Kamis (6/12/2018) seperti dikutip dari Antara.
Terkait insiden tersebut, pihaknya masih menginvestigasi penyebab kerusakan crane serta dampak ambruknya satu rumah yang menyebabkan tiga orang luka-luka.
Karenanya, Nelson mengatakan pihaknya menghentikan sementara pengerjaan dinding turap beton pada Kali Sentiong hingga alat berat crane dapat beroperasi secara normal.
"Untuk keperluan investigasi memang satu hari ini kita tidak bisa melaksanakan pemancangan," ujarnya.
Nelson menyatakan berencana mengupayakan percepatan normalisasi kali dan pemasangan dinding turap beton dengan penambahan lima unit alat berat.
Di Kali Sentiong, empat unit alat berat crane untuk dioperasikan. Namun, rencana penambahan unit alat berat menjadi lima sementara ditunda, sebab satu crane mengalami kerusakan.
Adapun alat berat crane yang mengalami kerusakan dan sulit dievakuasi oleh karena peralatan minim, namun akan dievakuasi sepenuhnya pada malam ini.
Setelahnya, pengerjaan dinding turap beton Kali Sentiong akan dilanjutkan kembali dengan alat berat lainnya yang masih berfungsi.
Baca Juga: Jalani Pemeriksaan 11 Jam, Habib Bahar bin Smith Resmi Berstatus Tersangka
Pemprov DKI Jakarta menargetkan pemasangan dinding turap beton Kali Sentiong akan selesai akhir Desember 2018.
Berita Terkait
-
Siapa MSCI dan Mengapa Keputusannya Membuat IHSG Ambruk Hampir 8 Persen Hari Ini
-
Petaka Fajar di Matraman, Atap Rumah Ambruk Imbas Tak Kuat Bendung Hujan
-
Diduga Tak Kuat Menampung Guyuran Hujan, Plafon SDN 05 Pademangan Timur Ambruk
-
Idap Asma, Diding Boneng Ungkap Dampak Ekstrem Syuting Film Horor
-
Diding Boneng Curhat Banyak Rekan Artis Cuma Obral Janji Mau Jenguk: Gue Udah Gak Berharap
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?