Suara.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno berjanji menerapkan program One Kiai for One Center Enterpreneurship, kalau memenangkan pertarungan dalam Pilpres 2019.
Ia menjelaskan, program itu nantinya akan mengajak para kiai memunyai pusat pelatihan wirausaha.
"Jadi desa bisa mandiri, guru mengaji juga punya penghasilan lebih," kata Sandiaga kepada Antara, Jumat (7/12/2018).
Hal tersebut dikatakan Sandiaga saat acara bertajuk "Curhat Kyai Kampung kepada Bang Sandi" di Hotel Syariah Radho Jalan Simpang Kawi, Klojen, Kota Malang, Kamis(6/12).
Ia menuturkan, dalam acara tersebut, para kiai dan ustazah yang datang dari berbagai pelosok desa di Malang punya keluhan yang sama, yakni peningkatan kesejahteraan dan ekonomi.
Sandiaga mengklaim, salah satu keluhan itu diutarakan guru mengaji bernama Sri Handayani dari Bareng.
"Ibu Sri bilang, kami dulu masih dibantu dana Biaya Operasional Sekolah (BOS), ini sangat membantu, namun dana itu dihentikan bagi tempat pendidikan yang tidak punya surat yayasan dari Kementerian Hukum dan HAM," tutur Sandiaga menirukan pernyataan Sri.
Akhirnya, kata Sandiaga, ustazah seperti Ibu Sri hanya mendapatkan uang operasional Rp 8 ribu per hari, kalau sebulan ditotal hanya Rp 224 ribu.
Baca Juga: Dilimpahkan ke Kejaksaan, Ujaran Idiot Ahmad Dhani Segera Disidang
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?