Suara.com - Seorang anggota TNI atau tentara tewas ditabrak kereta api Commuter Line di dekat perlintasan Latumenten, Grogol, Jakarta Barat, Selasa (11/12/2018). Tentara itu ditabrak karena melawan arus jalan di sana.
Anggota TNI bernama Taris itu ditabrak saat mengendarai motor bernomor polisi B 4667 TMU. Kepala Satuan Lalu Lintas Jakarta Barat AKBP Ganet Sukoco menyebutkan anggota TNI pelintas rel kereta api yang tertabrak KRL saat melintas hingga pengemudi tewas diketahui melawan arus lalu lintas.
"(Motor) melaju dari arah selatan menuju utara melawan arus, tepatnya di perlintasan kereta api," ujar AKBP Ganet dalam keterangan singkatnya, Selasa pagi.
Taris ditabrak tertabrak kereta KRL nomor 2210. Taris warga Kelurahan Baru Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur.
Korban tertabrak di perlintasan kereta api di Jalan Latumenten Raya wilayah Tanjung Duren, saat dari arah Grogol melawan arus untuk berputar arah pada Senin sekitar pukul 19.30 WIB.
Naas, KRL jurusan Tangerang yang melaju dari arah timur ke barat tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara, sepeda motor mengalami kerusakan di bagian depan dan mengalami ringsek.
Selanjutnya, jenazah anggota TNI tersebut dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan visum untuk selanjutnya diserahkan kepada anggota keluarganya. (Antara)
Baca Juga: KCI Klaim Sistem Tiket Elektronik Commuter Line Baru Lebih Andal
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan