Suara.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno akan bertemu dengan Calon Presiden petahana Joko Widodo atau Jokowi, 17 Desember mendatang. Mereka akan bertemu di acara Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).
APPSI akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada 17 Desember 2018. Jokowi pun diundang dalam acara tersebut. Sandiaga Uno merupakan Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) periode 2015-2020
Pernyataan tersebut disampaikan Sandiaga usai mengikuti rapat persiapan Rapimnas APPSI di kantor Dewan Pengurus Daerah (DPW) APPSI Jakarta di Pasar Sunan Giri, Jakarta Timur, Rabu (12/12/2018). Sebelum mengikuti rapat, Sandiaga juga meresmikan kantor tersebut.
Sandiaga mengungkapkan kalau pihaknya sudah mengirimkan surat undangan sejak dua minggu lalu. Akan tetapi belum ada jawaban yang diterimanya dari pihak Istana.
"Walaupun belum mendapat konfirmasi kehadiran beliau tapi dari beberapa feedback alhamdulillah tanggapannya positif. Kita berharap mudah-mudahan Bapak Presiden berkenan hadir dalam acara Rapimnas APPSI," kata Sandiaga.
Sandiaga mengungkapkan meskipun berdiri sebagai organisasi yang menaungi seluruh pedagang pasar tradisional di Indonesia, namun seringkali memberikan dukungannya pada saat Pilpres ataupun Pilkada. Dengan adanya Rapimnas itu, Sandiaga harapkan ada pembahasan apakah APPSI juga akan menentukan arah dukungannya di Pilpres 2019 atau tetap akan berlaku secara independen.
"APPSI terkenal dalam beberapa pemilu selalu mengendorse. Waktu 2007 mendukung Pak Fauzi Bowo, waktu 2012 mendukung Pak Jokowi, 2014 mendukung Pak Prabowo, 2017 mendukung Pak Anies," ujarnya.
"Setelah mendengarkan mungkin nanti arahan dari Bapak Presiden APPSI bisa memutuskan apakah APPSI bisa independen sebagai organisasi yang memperjuangkan seluruh pedagang pasar," pungkasnya.
Baca Juga: Timses Jokowi: Markas Prabowo - Sandiaga Pindah ke Solo, Menguntungkan Kami
Berita Terkait
-
Timses Jokowi: Markas Prabowo - Sandiaga Pindah ke Solo, Menguntungkan Kami
-
2,5 Bulan Kampanye, Jokowi dan Prabowo Hanya Saling Klaim di Medsos
-
Partai Gerindra Bantah Instruksikan Kader Sebar Isu Jokowi PKI
-
Terpilih Jadi Cawapres Jokowi, Maruf Amin Ungkap Kekecewaan di 2018
-
Akan Bertemu Jokowi 17 Desember, Ini Salah Satu Obrolan Sandiaga Nanti
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan