Suara.com - Usai menyabet gelar juara Liga 1 2018 dan menuntaskan puasa selama 17, Persija Jakarta menggelar konvoi pada Sabtu (15/12/2018). Ribuan Jakmania- suporter Persija- tumpah ruah di jalan mengiri para pemain Macan Kemayoran yang berada di bus menuju Balai Kota.
Berkenaan dengan itu, polisi Lalu Lintas (lalin) melakukan rekayasa lalin untuk mengantisipasi kemacetan di ruas jalan ibu kota.
"Polisi kerja sama dengan Dinas Perhubungan mengatur rekayasa lalu lintas sepanjang rute konvoi," kata Kasubdit Bin Gakkum Lantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto kepada Suara.com, Sabtu, (15/12/2018).
Ribuan Jak Mania berada pada titik kumpul di pintu 1 Gelora Bung Karno. Iring-iringan kendaraan, baik bus Persija, mobil dan motor dimulai pukul 09.00 WIB. Konvoi ini berakhir di Balai Kota DKI Jakarta.
"The Jak melalui koordinator wilayah dan koordinator lapangannya akan kita perbantukan sebagai pagar betis atau membentuk rangkaian, dengan tujuan agar tetap ada lalu lintas untuk umum," jelasn Budiyanto.
Berikut rekayasa lalu lintas di kawasan GBK;
1. Traffic Light (TL) Asia Afrika
Arus lalin dari Jalan Asia Afrika yang akan menuju Jalan Pintu Satu Senayan diluruskan ke Gelora.
2. TL Lapangan Tembak
Arus lalin dari Jalan Asia Afrika yang akan menuju Jalan Gerbang Pemuda diluruskan ke Gelora.
3. TL Palmerah
Arus lalin dari Jalan Tentara Pelajar yang akan menuju Jalan Gelora diluruskan ke Jalan Patal Senayan.
4. Sekat II
Arus lalin dari Jalan Gatot Subroto yang akan menuju Jalan Gerbang Pemuda diluruskan ke Jalan S. Parman.
Baca Juga: Pawai Persija Juara, Ribuan Jakmania Banjiri Kawasan GBK
5. Tanjakan Ladokgi
Arus lalin dari Jalan S. Parman yang akan menuju Jalan Gerbang Pemuda diluruskan ke Jalan Gatot Subroto.
Sementara rekayasa lalin lain di kawasan Monas;
1. Bundaran Patung Kuda
Arus lalin dari Jalan MH. Thamrin yang menuju Jalan Merbar dibelokkan kiri ke Jalan Budi Kemuliaan.
2. TL Budi Kemuliaan
- Arus lalin dari Jalan Abdul Muis yang menuju Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Fachrudin.
- Arus lalin daru Jalan Fachrudin yang menuju Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Abdul Muis.
3. TL Harmoni
Arus lalin dari Jalan Hayam Wuruk yang menuju Jalan Majapahit dibelokkan kiri ke Juanda.
4. TL Bina Graha
Arus lalin dari Jalan Veteran Raya yang menuju Jalan Veteran III diluruskan ke Juanda.
Berita Terkait
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Persija vs Persebaya, Duo Macan Kemayoran Masih Percaya Bisa Juara
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi