Suara.com - Wisata Kebun Raya Bogor (KRB) di Kota Bogor, Jawa Barat untuk sementara ditutup. Penutupan tersebut menyusul kondisi angin kencang yang sedang melanda wilayah Kota Bogor sejak Minggu (16/12/2018) kemarin.
"Mulai ditutup dari kemarin, karena kondisi cuaca di sekitar kebun raya angin kencang. Dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan," kata Humas Kebun Raya Bogor Ayi Doni Darussalam, Senin (17/12/2018).
Menurut Doni, penutupan sementara lokasi wisata ini akan terus dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Namun, jika kondisi cuaca membaik, pihaknya Kebun Raya Bogor akan segera dibuka kembali.
"Sampai kapannya belum ada kepastian, tergantung kondisi cuaca. Kalau memang sudah kondisi aman, kita akan buka seperti biasa. Intinya kita akan lihat kondisi dulu demi keamanan pengunjung," jelasnya.
Namun, bagi wisatawan yang sudah memesan tiket dari jauh hari sebelum penutupan masih diperkenankan masuk. Hanya saja, petugas akan mengarahkan wisatawan ke lokasi Museum Zoologi.
"Sekarang yang masih bisa berkunjung ke sini yang sudah booking, itu juga nanti kita arahkan ke Museum Zoologi karena tempatnya lebih aman," imbuh Doni.
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
-
Kang Emil Sumbang Rp 5 M Buat Korban Puting Beliung di Bogor
-
Naik Helikopter ke Bogor, Ridwan Kamil Jajal Uncal
-
Tragedi Sumur Beracun, Paman dan Keponakan Tewas di Bogor
-
Dinkes Bogor Berikan Konseling Trauma Pada Korban Puting Beliung
-
Empat Mobil di Jakarta Barat Rusak Tertimpa Kanopi Akibat Angin Kencang
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut