Suara.com - Tim Basarnas Kota Palembang belum bisa menemukan Julman (35), pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBB) yang dinyatakan hilang saat kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) meledak di Perairan Sungai Musi, Palembang, Kamis (20/12/2018) kemarin.
Humas Basarnas Palembang, Perry Irawan menegaskan di hari kedua, pencarian korban hilang ini diperlebar hingga radius 5 kilometer ke arah Timur. Sebab menurutnya, korban terbawa arus ke arah timur saat kondisi Sungai Musi sedang pasang.
Perry juga menyampaikan proses pencarian juga mengalami kendala karena buruknya cuaca sehingga pencarian dilakukan pada siang hari.
"Korban hingga kini belum dapat diketemukan," katanya saat ditemui di posko pencarian Basarnas di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Jumat (21/12/2018/
Karena alasan cuaca buruk, petuga menyetop proses pencarian dan dilanjutkan pada Sabtu (22/12/2018) besok.
"Pencarian korban ini dimulai pukul 7 pagi hingga pukul 6 malam," ujarnya.
Terkait proses pencarian lanjutan ini, rencananya Basarnas akan mengerahkan 12 petugas yang dibagi menjadi dua tim.
"Semoga besok korban dapat ditemukan dan pencarian pun akan ditutup jika sudah ditemukan," tutupnya.
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Baca Juga: SBY: Tolong Kami Jangan Diganggu
Berita Terkait
-
Polisi Belum Bisa Simpulkan Penyebab Kapal BBM Meledak
-
Pencarian Korban Hilang Kapal Meledak di Sungai Musi Dilanjutkan Jumat
-
Kisah Bowo, Selamatkan Ayah dan Anak dari Ledakan Kapal di Sungai Musi
-
Pertamina Pastikan Kapal Meledak di Sungai Musi Bukan Fasilitas Perusahaan
-
Kapal BBM Meledak, Ada Korban Mengalami Luka Bakar 90 Persen
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan